Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kemenekraf Bekali 80 UMKM Padang Pariaman dengan Teknologi Digital untuk Memperluas Jangkauan Pasar

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Antara News
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Kemenekraf Bekali 80 UMKM Padang Pariaman dengan Teknologi Digital untuk Memperluas Jangkauan Pasar
BAGIKAN:

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) resmi membekali 80 pelaku UMKM di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dengan keterampilan dan pengetahuan pengembangan usaha berbasis digital. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang modern dan terstruktur.

Kegiatan strategis ini digelar di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, yang merupakan bagian dari program unggulan pemerintah pusat. Workshop bertajuk 'Sinergi Inkubasi, Akselerasi, dan Penguatan' ini diikuti secara antusias oleh para pelaku usaha, di mana para peserta mendapatkan materi mendalam yang mencakup pengembangan usaha, inovasi produk, hingga strategi pemasaran digital untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Strategi Penguatan Kapasitas dan Inovasi Digital UMKM

Staf Ahli Bupati Padang Pariaman Bidang Sosial Budaya, Syafrion, menegaskan bahwa UMKM adalah penggerak utama perekonomian daerah yang memerlukan dukungan nyata dalam adaptasi zaman. "Tantangan saat ini bukan hanya pada kualitas produk, tetapi juga bagaimana mengelola usaha secara profesional dan memanfaatkan teknologi digital," ujar Syafrion saat membuka acara. Untuk menjamin transfer ilmu yang berkualitas, workshop ini melibatkan narasumber dari Universitas Andalas dan Kemenekraf, memastikan bahwa wawasan yang diberikan dapat langsung diterapkan dalam operasional bisnis harian.

Pilihan lokasi di KNMP juga mencerminkan komitmen untuk mengintegrasikan pengembangan ekonomi kreatif dengan potensi lokal. Kawasan yang sebelumnya dikenal dengan aktivitas perikanan ini diharapkan dapat bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan usaha kreatif berbasis kekayaan daerah. Berikut adalah fokus utama materi yang diberikan kepada peserta:

  • Pengembangan strategi usaha yang lebih profesional.
  • Penggunaan platform digital untuk promosi dan pemasaran.
  • Inovasi produk untuk meningkatkan nilai jual.
  • Pemanfaatan TIK untuk memperluas basis konsumen.

Dampak Ekonomi dan Kolaborasi Multipihak untuk Kemandirian UMKM

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memandang workshop ini sebagai langkah krusial untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Diharapkan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, dan pelaku usaha akan menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Dengan peningkatan kapasitas usaha dan optimalisasi teknologi, UMKM di Padang Pariaman diproyeksikan tidak hanya mampu bertahan dalam persaingan ketat, tetapi juga tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan.

Dampak jangka panjang dari inisiatif ini adalah peningkatan pendapatan masyarakat secara langsung melalui efisiensi biaya dan perluasan pasar. Kemenekraf terus mendorong agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan kekayaan intelektual dan peluang ekspor, sehingga produk lokal dari Sumatera Barat dapat dikenal dan diminati di pasar nasional hingga global, memberikan manfaat ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
😸