IHSG Diprediksi Konsolidasi, Analis MNC dan Binaartha Jelaskan Level Kunci

Pasar saham domestik memasuki perdagangan awal pekan ini dengan sentimen yang cenderung hati-hati. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak datar atau mengalami fase konsolidasi pada Senin, 2 November, setelah ditutup melemah pada Jumat sebelumnya. Para analis dari berbagai sekuritas memperkirakan terdapat dua skenario pergerakan yang perlu diwaspadai, baik peluang penguatan terbatas maupun risiko koreksi lebih dalam.
Proyeksi Skenario dan Rekomendasi Saham
Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas, memetakan pergerakan IHSG dengan rentang support di 5.012 dan 4.915 serta resistance di 5.328 dan 5.460. Dalam skenario terbaik, ia mengestimasikan indeks berpeluang menguat menuju 5.456-5.564, namun dalam skenario terburuk, koreksi dapat berlanjut ke 4.763-4.845. Herditya merekomendasikan pantauan pada saham EXCL, MEDC, SQMI, dan TAPG. Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memprediksi rebound ke level 5.300 jika IHSG mampu menembus resistance di 5.123, dengan support krusial di 4.972. Ivan merekomendasikan GOTO, ISAT, PTBA, TLKM, dan UNTR.
Sebagai konteks, pada perdagangan Jumat (30/10) sore, IHSG ditutup di level 5.057, mengalami pelemahan 41 poin atau minus 0,80 persen. Menurut data dari RTI Infokom, total nilai transaksi mencapai Rp11,26 triliun dengan volume 37,37 miliar saham. Dari total 818 emiten yang tercatat, 187 saham menguat, 523 terkoreksi, dan 81 saham lainnya stagnan.
Catatan Redaksi: Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi pasar dan analisis teknikal, bukan sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab para pembaca.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Transfer Bank Dikenakan Pajak, Potensi Tambahan Rp1.500 Triliun per Tahun

Learjet 60 Tabrakan di Pemukiman Florida, Sembilan Penumpang Tewas

Eropa Dikepung Kekerasan: Penjarahan dan Protes Meluas Imbas Biaya Hidup
