IHSG Berada di 5.014, Pasar Ekuitas Indonesia Berupaya Pulih di Tengah Tekanan Global
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka dengan sentimen negatif pada perdagangan Senin, 2 November 2026. Indeks dibuka melemah ke level 5.014, turun sebesar 42,71 poin atau 0,84% dari penutupan sebelumnya. Posisi ini menempatkan pasar ekuitas nasional di bawah ambang psikologis utama, di mana mayoritas investor memilih untuk berhati-hati di awal sesi perdagangan.
Tren Jangka Panjang dan Penurunan IHSG
Data terbaru menunjukkan bahwa tekanan yang dirasakan investor tidak hanya bersifat harian. Secara bulanan, IHSG mencatatkan penurunan signifikan sebesar 18,14%. Tren negatif ini berlanjut ke periode yang lebih panjang, di mana indeks rontok 33,74% selama enam bulan terakhir. Penurunan drastis tersebut mengindikasikan adanya kekhawatiran mendalam di pasar terhadap fundamental ekonomi maupun sentimen global yang belum sepenuhnya pulih.
Secara mingguan, IHSG juga menunjukkan pelemahan sebesar 6,77%. Pada sesi pagi ini, pergerakan indeks cukup dinamis dengan rentang fluktuasi dari level terendah 4.981 hingga tertinggi 5.044. Dari total nilai transaksi yang mencapai Rp 910 miliar, tercatat 2,96 miliar lembar saham telah diperdagangkan sebanyak 113.229 kali pada awal sesi tersebut.
Sebaran pergerakan saham per individu juga cenderung didominasi oleh aksi jual. Dari total saham yang bergerak, sebanyak 217 saham tercatat menguat, sementara 452 saham lain melemah, dan 112 saham tidak bergerak atau stagnan. Mayoritas emiten yang melemah ini menegaskan bahwa tren koreksi masih mendominasi bursa hari ini. Penutupan perdagangan pada hari Jumat lalu juga telah berakhir dengan melemah 0,80 persen ke posisi 5.057,05, yang menjadi dasar awal sesi perdagangan hari ini.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Dolar AS Tembus Rp 18.162, Rupiah Tertekan di Awal Sesi Perdagangan

Polri Tetapkan 20 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Empat PMA

Ekspansi Masif MDIY: 202 Toko Baru Terbuka, Laba Bersih Naik 12,9% di 9 Bulan 2026
