Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Gubernur NTB Buka MPLS 595 Siswa Sekolah Rakyat: Momentum Penguatan Komitmen Pendidikan Inklusif Nasional

PendidikanSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara News
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Gubernur NTB Buka MPLS 595 Siswa Sekolah Rakyat: Momentum Penguatan Komitmen Pendidikan Inklusif Nasional
BAGIKAN:

595 siswa dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) berkumpul di Lombok Utara untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) program Sekolah Rakyat. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menandai awal perjalanan baru ratusan anak dari keluarga kurang mampu dalam menempuh pendidikan. Kedatangan siswa diantar langsung oleh orang tua, yang juga berkesempatan melihat secara langsung fasilitas di lokasi mereka akan belajar.

Sebelum berangkat ke Lombok Utara, para siswa dilepas oleh bupati daerah asal masing-masing, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan program ini. Pembukaan MPLS dirangkaikan dengan peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Lombok Utara. Momentum ini selaras dengan penguatan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pesan Moral dan Pembentukan Karakter di Sekolah Rakyat

Dalam sambutannya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah peluang besar untuk mengubah masa depan. Ia mendorong siswa untuk tidak merasa rendah diri, membangun kedisiplinan, serta berani memiliki cita-cita setinggi mungkin, karena masa depan ditentukan oleh kerja keras, bukan asal-usul.

  • Arif Rohman, Kepala Sentra Paramita Mataram yang mewakili Menteri Sosial, menyatakan sekolah ini bukan hanya untuk pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter dan kepercayaan diri.
  • Para siswa diimbau untuk menghargai perjuangan orang tua dan guru, serta menjadi generasi yang membanggakan keluarga dan bangsa.
  • Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sejak dini.

Sentra Paramita Mataram dan Harapan untuk Generasi Emas

Sentra Paramita Mataram, sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI, mendukung penyelenggaraan program ini melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor. Dukungan ini memastikan anak-anak dari keluarga membutuhkan mendapat kesempatan pendidikan sekaligus dukungan sosial. MPLS ini menjadi ruang bagi siswa untuk membangun keberanian, menjalin persahabatan, dan memupuk semangat belajar. Di balik 595 siswa tersebut, tersimpan harapan besar dari keluarga dan daerah agar mereka tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya di Lombok Utara.

BERITA TERKAIT (Pendidikan)

Meow! Tanya Nesi!
😸