DPD RI Soroti Penyusutan Lahan Sawah Riau yang Tajam, BRMP Ungkap Potensi Pertanian Modern
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

Anggota Komite II DPD RI daerah pemilihan Provinsi Riau, Arif Eka Saputra, menyoroti tantangan krusial sektor pertanian di wilayahnya, khususnya terkait penyusutan luas lahan sawah yang dinilai mengancam produktivitas dan ketahanan pangan daerah. Isu ini mencuat saat Arif melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Riau pada Kamis (29/10), guna menyerap aspirasi sekaligus memperkuat sinergi pengembangan pertanian modern dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BRMP Riau Agus Wahyana Anggara membeberkan fakta mengejutkan mengenai kondisi lahan pertanian di Bumi Lancang Kuning. Luas baku sawah di Riau mengalami penurunan drastis dari sekitar 128 ribu hektare menjadi hanya 41 ribu hektare. Angka penyusutan yang sangat tajam ini menjadi alarm bagi pemangku kebijakan untuk segera merumuskan strategi penyelamatan lahan produktif demi menjaga pasokan pangan lokal maupun nasional.
Potensi Optimalisasi Lahan dan Intensitas Tanam
Meski dihadapkan pada realitas penyusutan lahan yang signifikan, Agus menegaskan bahwa Riau masih menyimpan potensi pertanian besar yang dapat digarap secara optimal. Salah satu kunci utamanya adalah penerapan pola tanam yang lebih intensif hingga tiga kali dalam setahun, sehingga produktivitas per hektare dapat ditingkatkan secara maksimal tanpa harus bergantung sepenuhnya pada perluasan lahan baru.
Sebagai langkah konkret penguatan ketahanan pangan, BRMP Riau juga aktif menyalurkan berbagai bantuan strategis kepada petani setempat. Dukungan tersebut meliputi:
- Penyaluran bantuan benih padi dan jagung berkualitas tinggi.
- Distribusi benih komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai.
- Penyaluran bibit ayam kampung unggul Balitbangtan (ayam KUB) untuk diversifikasi sumber protein hewani masyarakat.
Sinergi Kelembagaan dan Pengawalan Aspirasi Daerah
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya DPD RI untuk memastikan program modernisasi pertanian berjalan selaras dengan kebutuhan riil di lapangan. Sinergi antara senator dan lembaga teknis seperti BRMP diharapkan mampu melahirkan solusi berbasis riset yang aplikatif bagi petani Riau.
Untuk memperluas jangkauan informasi dan transparansi kinerja wakil daerah, program kolaboratif bertajuk Senator Menyapa antara DPD RI dan CNN Indonesia akan segera digelar. Acara ini dirancang khusus untuk menghadirkan informasi komprehensif mengenai kegiatan serta kinerja para senator dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mengawal pembangunan di daerah, termasuk isu vital ketahanan pangan yang kini tengah menjadi sorotan utama di Provinsi Riau.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Denny Indrayana Dorong Proses Pemakzulan, Klaim Gibran Tak Lagi Penuhi Syarat Wapres Pasca Putusan MA

Asap TPA Degayu Pekalongan Belum Padam, BNPB Sebut 1,5 Hektare Lahan Hangus
