Bandara Juanda Latihan Intensif, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Darurat
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

Bandara Internasional Juanda, Surabaya, menggelar latihan intensif dan forum koordinasi dengan melibatkan berbagai instansi terkait, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bahaya. Latihan ini, yang melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, bertujuan untuk menguji prosedur penanganan darurat, terutama kebakaran, serta memperkuat koordinasi antar pihak.
Latihan penanganan kebakaran, yang disimulasikan dengan skenario kebakaran di gedung administrasi bandara, menjadi fokus utama. General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan bahwa simulasi ini menguji penerapan prosedur, kesiapan personel, dan efektivitas koordinasi. Tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) memadamkan api dan melakukan evakuasi sesuai skenario yang telah ditetapkan. Selain latihan kebakaran, bandara juga menggelar Airport Security Committee (ASC) Meeting ke-3, Facilitation Meeting ke-2, dan Table Top Exercise untuk meningkatkan sinergi pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran operasional.
Rincian Latihan dan Koordinasi: Prosedur yang Diuji, Sinergi yang Dibangun
Rangkaian kegiatan ini mencakup beberapa tahap penting. ASC Meeting berfungsi sebagai forum evaluasi prosedur keamanan penerbangan dan penguatan komunikasi antar instansi. Facilitation Meeting berfokus pada peningkatan kelancaran pelayanan penumpang, bagasi, kargo, dan aspek fasilitasi lainnya. Sementara itu, Table Top Exercise dilaksanakan melalui simulasi berbasis skenario untuk menguji pemahaman prosedur, alur komunikasi, koordinasi, dan pengambilan keputusan dalam menghadapi situasi darurat. Partisipan dalam latihan ini meliputi Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, BNPB, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya, Bea Cukai Juanda, maskapai penerbangan, dan penyedia layanan darat (ground handling).
Dampak dan Komitmen Bandara Juanda
Koordinasi dan latihan bersama ini penting untuk memastikan seluruh pihak memahami tanggung jawab masing-masing. Dengan meningkatkan kompetensi petugas, memperkuat kolaborasi lintas instansi, dan mengevaluasi prosedur secara berkelanjutan, Bandara Internasional Juanda berkomitmen untuk menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa. Tohir menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan operasional bandara berjalan aman dan lancar. Dengan mengantisipasi potensi bahaya secara proaktif, Bandara Juanda berusaha memberikan pengalaman perjalanan yang optimal bagi seluruh penumpang.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Asap TPA Degayu Pekalongan Belum Padam, BNPB Sebut 1,5 Hektare Lahan Hangus

Kemensos Komitmen Bangun Dua Sekolah Rakyat di Nabire untuk Putus Rantai Kemiskinan Antargenerasi
UNESCO Ungkap Krisis Impunitas Global: 86% Pembunuhan Jurnalis Tak Tuntas
