Arsenal Hancurkan Rekor Anfield, Akhiri Puasa Kemenangan 14 Tahun di Liga Inggris
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Arsenal sukses menorehkan sejarah baru dalam pertandingan Liga Inggris setelah berhasil menaklukkan Liverpool dengan skor tipis 1-0 di Anfield. Hasil ini bukan sekadar kemenangan di atas kertas, melainkan menjadi momen krusial yang mengakhiri deretan tujuh belas musim tanpa kemenangan bagi Meriam London di markas Si Merah. Gol tunggal Kai Havertz di babak pertama menjadi penentu takdir laga yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026), mematahkan kutukan panjang yang telah membayangi performa tim asuhan Mikel Arteta saat bertandang ke Merseyside.
Rekor Angker dan Peningkatan Klasemen
Kemenangan ini mengubur rekam jejak buruk Arsenal yang tercatat gagal menang di Anfield selama 14 tahun terakhir. Setelah menang untuk terakhir kalinya pada September 2012, Arsenal justru mengalami paceklik kemenangan dengan mencatatkan delapan kekalahan dan lima kali hasil imbang saat menjamu tim London Utara tersebut. Musim lalu, mereka bahkan kalah 0-1 meski di akhir musim berhasil menjadi juara, sementara dua musim sebelumnya hanya mampu bermain imbang 2-2. Kini, tren buruk itu resmi terhenti dengan kemenangan yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pendukung The Gunners.
Prestasi gemilang ini membawa dampak signifikan terhadap persaingan di papan atas klasemen Liga Inggris. Dengan raihan 24 poin dari sembilan pertandingan, Arsenal kini berhasil naik ke puncak klasemen, menyalip saingan berat mereka, Manchester City. The Citizens turun ke posisi kedua dengan 21 poin setelah tumbang 0-1 saat menghadapi Brighton & Hove Albion pada akhir pekan sebelumnya.
Dampak pada Persaingan Keras
Sementara itu, kekalahan di kandang sendiri membuat posisi Liverpool di klasemen semakin tergeser. Si Merah kini harus puas berada di peringkat kelima dengan koleksi 15 poin, setelah disalip oleh Chelsea yang kembali merangsek ke empat besar dengan mengantongi 16 poin. Pergeseran posisi ini mengisyaratkan persaingan yang semakin ketat di musim Liga Inggris tahun ini, di mana setiap hasil pertandingan memiliki nilai krusial bagi setiap tim yang bersaing untuk mempertahankan atau memperbaiki posisi mereka di papan atas.
BERITA TERKAIT (MotoGP)

Acosta Pilih Santai di Bali Meski Khawatir Keamanan, Jelang Duel Keras di MotoGP Qatar

MotoGP Geser Jadwal Qatar ke November, Yamaha Boikot dengan Konsekuensi Olahraga

Veda Ega Pratama Kukuh di Posisi Kedua Rookie Moto3 2026
