Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Dua Eks Napiter Terlibat Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Satu Masih Buron

KriminalSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Dua Eks Napiter Terlibat Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Satu Masih Buron
BAGIKAN:

Polres Sukoharjo telah mengidentifikasi peran spesifik dua tersangka yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran dan perusakan Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Kecamatan Grogol. Kedua pelaku diketahui memiliki rekam jejak sebagai mantan narapidana kasus terorisme (eks napiter) dengan pembagian tugas yang jelas saat melancarkan aksi pada Sabtu (12/9). Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena menyatakan bahwa tersangka AS alias S memegang kendali kerusakan fisik, sementara tersangka I bertugas melakukan ancaman fisik terhadap korban.

Pembagian Peran dan Status Penangkapan

Mekanisme kejahatan tersebut melibatkan penggunaan bahan bakar cair untuk membakar properti serta tindakan intimidasi dengan senjata tajam. Tersangka AS alias S telah berhasil ditangkap pada Senin (19/10) di sebuah rumah kontrakan di kawasan Purbayan, Kecamatan Baki, setelah sempat melakukan perlawanan saat diringkus. Sebaliknya, tersangka I masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus diburu oleh tim gabungan kepolisian guna memproses kasus secara tuntas.

  • Tersangka AS alias S bertugas merusak dan membakar warung menggunakan bensin yang dituang ke dalam botol plastik.
  • Tersangka I bertugas menodongkan senjata tajam kepada penjaga warung saat kejadian berlangsung.

Upaya Penelusuran dengan Pengamanan Ekstra

Penyelidikan terhadap tersangka I melibatkan langkah penggeledahan di sebuah pondok pesantren di wilayah Mojolaban, Sukoharjo, yang diduga menjadi persembunyian pelaku. Mengingat latar belakang tersangka I sebagai eks napiter dengan keahlian khusus di bidang bahan peledak, Kombes Pol Yuliyanto, Kabid Humas Polda Jateng, mengonfirmasi bahwa personel bersenjata lengkap diterjunkan demi mengantisipasi risiko perlawanan dan ancaman keamanan. Penyiapan kekuatan ekstra ini dinilai krusial mengingat potensi bahaya yang dibawa oleh profil kedua tersangka tersebut.

BERITA TERKAIT (Kriminal)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ