Kapolri dan DPR RI Kumpulkan 18 Klub Super League, Perketat Pengamanan Kompetisi
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Pemerintah bersama aparat penegak hukum mengambil langkah proaktif untuk mengamankan kelangsungan kompetisi sepak bola kasta tertinggi nasional. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, hingga utusan khusus presiden duduk satu meja dengan PSSI dan operator liga untuk merespons sejumlah isu yang mengemuka dalam beberapa pekan terakhir terkait penyelenggaraan pertandingan.
Sinergi Lintas Sektor di Fairmont Jakarta
Forum bertajuk Club Owners Meeting Super League 2026/27 tersebut berlangsung di Fairmont Jakarta pada Jumat (30/10). Selain jajaran kepolisian dan legislatif, pertemuan ini menghadirkan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Direktur Utama I.League Ferry Paulus, serta perwakilan dari 18 tim peserta BRI Super League. Berdasarkan rilis resmi I.League, agenda utama pertemuan adalah merumuskan komitmen kolektif demi menjamin keamanan sekaligus meningkatkan mutu kompetisi.
- Pertemuan diikuti oleh Polri, DPR RI, pemerintah, PSSI, I.League, dan seluruh pemilik 18 klub BRI Super League.
- Kepolisian menerapkan sistem pengamanan berbasis pemetaan risiko serta data intelijen.
- I.League dan klub berjanji mematuhi regulasi serta memperkuat koordinasi keamanan.
Peringatan Tegas terhadap Potensi Anarkisme
Jenderal Suyudi menyoroti kewajiban mutlak setiap klub maupun operator liga dalam menekan potensi kerawanan di lapangan. Ia meminta manajemen tim mengenali secara mendalam karakter basis pendukungnya masing-masing. Kepolisian juga mengingatkan agar seluruh pihak mewaspadai ancaman tindakan anarkis, pelanggaran hukum, kriminalitas, serta upaya kelompok tertentu yang berpotensi menunggangi sepak bola guna memicu konflik.
Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan bahwa strategi pengamanan yang dijalankan kepolisian bersandar pada analisis risiko dan informasi intelijen. Oleh karena itu, dukungan aktif dan komitmen nyata dari pengelola kompetisi menjadi syarat mutlak agar mekanisme tersebut berjalan efektif.
Dari sisi parlemen, Sufmi Dasco Ahmad menilai perkembangan sepak bola nasional membawa efek ekonomi yang signifikan. Namun, ia menekankan bahwa besarnya pengaruh tersebut harus dibarengi dengan langkah antisipasi konflik agar persatuan tetap terjaga dan jalannya kompetisi tidak terganggu.
Di penghujung forum, Erick Thohir mengapresiasi tren peningkatan profesionalisme liga serta keberhasilan timnas meraih gelar FIFA ASEAN Cup. Ia menegaskan kembali peran sepak bola sebagai instrumen pemersatu bangsa. Senada dengan itu, Ferry Paulus menyatakan bahwa kemajuan sepak bola kini memberikan dampak luas hingga ke ranah pembangunan karakter generasi muda. Sebagai tindak lanjut, I.League bersama para pemilik klub menyepakati komitmen untuk menjaga momentum positif tersebut melalui kepatuhan penuh pada regulasi, peningkatan standar profesionalisme, dan penguatan sinergi keamanan.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Alvaro Carpe Klaim Duel Tiga Pembalap Hancurkan Peluang Kemenangan di Moto3 Malaysia

Kalah 0-4 di Kandang Sendiri, Persib Bandung Lanjutkan Laga Penentuan di ACL 2

Veda Ega Ukir Lima Rekor Bersejarah usai Raih Podium Kedua di Moto3 Malaysia 2026
