Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Havertz Hantam Anfield, Arsenal Putus Kutukan 14 Tahun dan Kuasai Puncak Klasemen

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga & Detik MotoGP
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Havertz Hantam Anfield, Arsenal Putus Kutukan 14 Tahun dan Kuasai Puncak Klasemen
BAGIKAN:

Stadion Anfield kembali menjadi saksi bisu dominasi Arsenal yang telah dinanti selama satu dekade lebih. Kemenangan tipis 1-0 atas Liverpool pada laga Premier League, Minggu (1/11/2026), bukan sekadar tiga poin bagi Mikel Arteta dan pasukannya, melainkan pemutus tabu panjang yang telah membekap tim asal London Utara tersebut sejak September 2012. Gol penentu dari Kai Havertz di babak pertama terbukti menjadi pembeda krusial, mengakhiri puasa kemenangan Arsenal di kandang The Reds yang sudah berlangsung selama 14 tahun penuh.

Mematahkan Kutukan Anfield

Sebelum keberhasilan kali ini, Arsenal menanggung kegagalan berturut-turut saat bertandang ke Merseyside. Data menunjukkan 8 kekalahan dan 5 imbang menjadi tren negatif yang menghantui skuad Meriam London. Pada musim lalu, Arsenal bahkan harus merelakan posisi juara Premier League setelah kalah 0-1 dari Liverpool di laga yang genting. Situasi sempat membaik dua musim sebelumnya dengan hasil imbang 2-2, namun belum mampu menggeser hasil positif. Kemenangan ini secara resmi memutus rangkaian buruk tersebut, mengembalikan kepercayaan diri tim yang kini tampil semakin solid dan taktis di bawah komando Arteta.

Dampak Klasemen dan Tekanan di Puncak

Akibat hasil ini, peta persaingan Liga Inggris mengalami pergeseran signifikan. Arsenal kini menempati puncak klasemen sementara dengan raihan 24 poin dari 9 pertandingan, melesat meninggalkan rival utama mereka, Manchester City. The Citizens turun ke peringkat kedua dengan 21 poin setelah tertinggal dari Brighton & Hove Albion akhir pekan lalu. Di sisi lain, kemenangan ini menekan Liverpool yang terpaksa harus turun ke posisi kelima dengan koleksi 15 poin. Chelsea memanfaatkan situasi ini untuk kembali masuk ke zona empat besar dengan 16 poin, menambah ketatnya persaingan di papan atas menjelang paruh musim pertama.

Bagi suporter dan pengamat sepak bola, laga di Anfield ini menandai era baru bagi Arsenal yang tidak lagi gentar menghadapi keangkeran kandang Liverpool. Keberhasilan mematahkan keangkeran 14 tahun bukan hanya soal statistik, tetapi juga sinyal kuat bahwa Arsenal siap menjaga konsistensi mereka di puncak klasemen sepanjang musim. Tekanan kini beralih kepada Manchester City dan Liverpool untuk merespons balik, sementara Arsenal punya modal berharga untuk mempertahankan posisi teratasnya dalam perburuan gelar Premier League edisi 2026/2027.

BERITA TERKAIT (Olahraga)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ