Pramono Pastikan JIS Bakal Punya Nama Baru, Akses Transportasi Jadi Kunci Daya Tarik Stadion
Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa proses penetapan hak penamaan (naming right) untuk Jakarta International Stadium (JIS) akan segera diselesaikan. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta Pusat pada Jumat (30/10), sekaligus mengungkap bahwa telah ada beberapa pihak yang mengajukan diri untuk merebut hak tersebut, meskipun identitas para pengaju belum diumumkan ke publik.
Komitmen Perbaikan Aksesibilitas
Kesemarakan aktivitas di JIS diproyeksikan meningkat signifikan seiring dengan perbaikan infrastruktur penunjang. Pramono meyakini bahwa kendala kemacetan di masa lalu telah berhasil diatasi melalui pembenahan konektivitas transportasi. Saat ini, JIS sudah terkoneksi dengan area Ancol dan layanan Kereta Rel Listrik (KRL). Rencana pembangunan peron KRL di sisi kedua untuk menambah kapasitas menjadi dua sisi juga sedang digarap untuk memperlancar mobilitas pengunjung.
- 15 konser dijadwalkan akan berlangsung di JIS pada tahun 2027.
- Observasi langsung Gubernur saat menonton konser The Weeknd pada akhir September menunjukkan penanganan transportasi dan kemacetan berjalan dengan baik.
- Deciding proses naming right dijanjikan akan diputuskan dalam waktu dekat.
Penataan aksesibilitas ini dianggap menjadi faktor penentu dalam menarik perhatian penonton. Pengalaman menonton konser musisi internasional The Weeknd pada akhir September lalu membuktikan bahwa sistem transportasi yang terintegrasi mampu memberikan kenyamanan bagi penonton, yang tergambar langsung dari antusiasme audiens di lokasi. Ke depan, JIS tidak hanya berfungsi sebagai arena olahraga, tetapi juga berkembang menjadi pusat hiburan yang didukung oleh logistik transportasi yang memadai.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Dipimpin Sugeng Teguh Santoso, IPW Curigai Intervensi di Balik Mutasi 7 Penyidik Polrestabes Surabaya

Jabar Gelontorkan Hampir Rp300 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Longsor Beruntun di Eco Park Bali, Tim Gabungan Cari 2 Turis yang Tertimbun
