HPM Buka Peluang Hadirkan Pikap Honda Berbasis Mitsubishi Triton di Indonesia Mulai 2028
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Honda Prospect Motor (HPM) membuka wacana untuk mengomersialkan pikap terbaru yang dibangun berdasarkan platform Mitsubishi Triton di pasar domestik. Keputusan ini masih berada dalam tahap kajian mendalam, dengan target peluncuran di kawasan Asia Tenggara direncanakan mulai tahun 2028. Proses evaluasi ketat diterapkan untuk memastikan kendaraan tersebut selaras dengan profil kebutuhan konsumen otomotif di Indonesia.
Status Kajian dan Potensi Pasar Domestik
Menurut Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director HPM, introduksi model baru ke dalam negeri menuntut studi komprehensif yang tidak dapat terburu-buru. "Peluncuran kendaraan di Indonesia harus melakukan studi yang panjang. Apakah itu cocok di sini atau tidak, kita lagi pelajari. Belum bisa dibicarakan sekarang apakah akan diluncurkan di Indonesia atau tidak. Tapi memang itu ada rencana untuk diperkenalkan di ASEAN," ujar Billy dalam keterangannya, Kamis (29/10). Pernyataan ini menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian apakah model tersebut akan resmi dijual secara lokal atau sekadar hadir di pasar regional.
- Waktu peluncuran target di kawasan Asia Tenggara dijadwalkan mulai tahun 2028.
- Keputusan masuk pasar Indonesia bergantung pada studi kesesuaian kendaraan dengan kebutuhan konsumen domestik.
- Honda belum pernah menawarkan model dengan konfigurasi konstruksi kabin penumpang di atas sasis tangga atau ladder frame sebelumnya.
Detail Kolaborasi Strategis dengan Mitsubishi
Langkah ini berakar pada nota kesepahaman (MoU) antara Honda dan Mitsubishi Motors untuk memproduksi pikap Honda berbasis Triton. Dalam siaran pers pada Kamis (22/10), Honda mendefinisikan kesepakatan ini sebagai inisiatif pertama antara kedua pabrikan terkait pasokan produk mobil yang saling melengkapi. Menurut laporan Nikkei Asia, momen ini menandai era baru dalam riwayat Honda, karena menjadi akuisisi pasokan mobil dari produsen lain pertama kali dalam kurun waktu sekitar 30 tahun, di luar pengembangan model secara bersama-sama. Kedua perusahaan hingga kini masih merahasiakan nama resmi serta target volume produksi unit tersebut.
Secara teknis, penggunaan basis Mitsubishi Triton mengadopsi struktur ladder frame yang terbukti memiliki kapabilitas melintasi medan off-road. Padahal, secara historis Honda memiliki desain pikap sebelumnya, namun tidak pernah mengomersialkan model dengan konfigurasi sasis tangga. Di sisi lain, Mitsubishi juga dikenal memproduksi Nissan Navara berbasis Triton di pabrik Thailand yang diekspor ke sejumlah destinasi, termasuk Australia. Kehadiran pikap Honda ini berpotensi mengisi kekosongan segmen pasar ASEAN yang selama ini belum tersentuh oleh varian pikap dari merek Honda.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

AISI Dorong Konsep Multiteknologi, Solusi Nyata Di Tengah Kendala Motor Listrik di Indonesia

Polisi Gencar Kejar Pengendara Knalpot Brong, Ancam Pidana Kurungan Sebulan dan Denda

Veda Ega Naik ke Posisi Ketujuh Klasemen Moto3 2026 Usai Podium di Malaysia
