Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Yamaha Tarik Diri dari MotoGP Qatar, Puluhan Pebalap Khawatir Eskalasi Konflik Timur Tengah

OtomotifSiska AmeliaSiska AmeliaSumber: Detik Oto
Siska Amelia
Siska Amelia
Rider & Reviewer

Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Yamaha Tarik Diri dari MotoGP Qatar, Puluhan Pebalap Khawatir Eskalasi Konflik Timur Tengah
BAGIKAN:

Kekhawatiran mendalam terhadap eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah memaksa tim pabrikan Yamaha mengambil langkah drastis dengan menarik seluruh armada balapnya dari gelaran MotoGP Qatar pekan ini. Keputusan tersebut secara otomatis memastikan empat pebalap andalan mereka tidak akan menginjakkan roda di Sirkuit Losail, menambah panjang daftar absensi di tengah situasi keamanan yang semakin memanas antara blok Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Pernyataan Resmi Yamaha dan Sikap Berani Jack Miller

Melalui rilis resmi, manajemen Yamaha menegaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan penyelenggara untuk menyatakan bahwa keempat motornya batal ikut serta dalam balapan. Pabrikan berlambang garpu tala itu menekankan bahwa penilaian terbaru terhadap kondisi geopolitik di Timur Tengah tidak memberikan alasan yang cukup kuat untuk mencabut pembatasan perjalanan perusahaan yang saat ini berlaku. Keputusan penarikan diri ini mencakup tim pabrikan maupun tim satelit, sehingga Fabio Quartararo, Alex Rins, Augusto Fernandez yang menggantikan Toprak Razgatlioglu, serta Jack Miller dipastikan absen. Meski demikian, Yamaha berkomitmen untuk kembali bersaing pada seri berikutnya di MotoGP Portugal.

Sebelum pengumuman resmi tersebut dirilis, para pebalap sebenarnya telah lebih dulu menyuarakan keresahan mereka. Jack Miller, yang membela tim Pramac Yamaha, secara blak-blakan mengungkapkan bahwa mayoritas pebalap menolak untuk terbang ke Qatar. Ia menyebutkan setidaknya ada 19 pebalap yang sepakat bahwa balapan seharusnya tidak dilanjutkan dalam situasi genting seperti ini. Miller mengapresiasi solidaritas yang ditunjukkan rekan-rekannya demi keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam kejuaraan dunia tersebut.

Pabrikan Lain Tetap Gaspol, Sejumlah Rider Terancam Absen

Berbeda sikap dengan Yamaha, sejumlah pabrikan besar lainnya memilih untuk tetap menjalankan rencana awal mereka. Honda menyatakan telah bekerja sama erat dengan para pebalap dan pihak MotoGP Safety Executive Group (MotoGPSEG) guna memastikan balapan akhir pekan ini tetap berlangsung aman. Langkah serupa diambil oleh KTM yang optimistis melanjutkan momentum performa apik mereka dari MotoGP Malaysia menuju putaran ke-20 di Qatar. Berdasarkan laporan media internasional, Aprilia dan Ducati juga berencana untuk tetap hadir sesuai jadwal.

Sementara itu, tim Pramac Yamaha di kelas Moto2 dilaporkan mendapat opsi khusus dan kedua pebalapnya sepakat untuk tetap berangkat, mengingat Izan Guevara sedang dalam perburuan ketat klasemen dengan selisih hanya 3,5 poin dari pemimpin klasemen Manu Gonzalez. Di luar isu keamanan, beberapa pebalap lain juga terancam melewatkan seri Qatar karena alasan medis dan cedera. Alex Marquez dari tim Gresini harus mundur untuk menjalani operasi, sedangkan duo Aprilia, Jorge Martin dan Raul Fernandez, kondisinya masih diragukan setelah terpaksa menepi dari balapan di Malaysia akhir pekan lalu.

Meow! Tanya Nesi!
😸