Baznas DKI Salurkan Rp223 Juta untuk Tanggap Darurat Asap Karhutla di Kalteng

Baznas/Bazis Provinsi DKI Jakarta menguncurkan program tanggap darurat dengan total alokasi anggaran Rp223.442.500 guna membantu masyarakat di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Inisiatif yang diberi nama "Napas untuk Negeri" ini dirancang untuk memulihkan kesehatan dan memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya kelompok rentan yang terancam oleh Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), melalui empat pilar bantuan langsung.
Kepatuhan Medis dan Dukungan Logistik
Seperti yang diuraikan oleh Ketua Baznas/Bazis DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, respons darurat ini berfokus pada intervensi kesehatan dan distribusi logistik strategis. Fasilitas Rumah Sehat Oksigen disiapkan dengan teknologi penyaring udara HEPA, unit medis, serta tabung oksigen dan nebulizer, dengan kapasitas menjangkau 500 penerima manfaat. Pendekatan ini didukung oleh layanan kunjungan medis dari rumah ke rumah yang menargetkan 100 keluarga atau sekitar 400 jiwa, termasuk pemeriksaan saturasi oksigen, terapi nebulizer, serta pembagian obat dan vitamin.
- Distribusi Logistik Keluarga: Penyerahan Paket Keluarga Tangguh yang berisi biskuit, susu, vitamin, serta masker KN95 atau masker medis, disalurkan bersamaan dengan kunjungan medis untuk menjaga gizi dan perlindungan pernapasan.
- Dukungan Petugas Lapangan: Penyaluran dua unit mesin pompa Alkon, 100 paket APD (meliputi masker respirator, kacamata pelindung, sarung tangan, dan sepatu bot), serta sejumlah nebulizer compressor, portabel, tabung oksigen, dan masker.
- Kebutuhan Dasar Masif: Distribusi 4.000 masker, 500 porsi makanan siap saji, 1.200 botol air mineral, 2.400 botol susu, dan 100 dus biskuit kepada komunitas terdampak.
Akhmad menegaskan bahwa seluruh dukungan ini bersumber dari dana donasi masyarakat, muzaki, dan munfiq yang dihimpun secara lokal di DKI Jakarta. Ia menekankan bahwa struktur program tersebut tidak hanya mengejar kuantitas bantuan, tetapi secara spesifik dirancang untuk memberikan perlindungan kesehatan maksimal bagi kelompok rentan, sekaligus memastikan keberlangsungan operasional petugas pemadam dan relawan yang bekerja di tengah kondisi asap pekat.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Sudin Perpustakaan Jakut Luncurkan Book Camp 2026: 85 Duta Literasi Targetkan Ekosistem Kebiasaan Baca Berkelanjutan

BPS: Penumpang LRT Jakarta Melonjak 66 Persen Sepanjang September 2026, Transjakarta Tembus 39 Juta Orang

Wisatawan ke Jakarta Capai 8,58 Juta Perjalanan, Naik 6,37 Persen Sepanjang September 2026
