Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Menlu Singapura Tekankan Tanggung Jawab Manusia dalam Karhutla, Apresiasi Upaya RI

DuniaBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara News & CNN Internasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Menlu Singapura Tekankan Tanggung Jawab Manusia dalam Karhutla, Apresiasi Upaya RI
BAGIKAN:

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia merupakan akibat dari aksi manusia, bukan semata-mata fenomena alam seperti El Nino. Pernyataan ini disampaikan saat konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Selasa (27/10). Balakrishnan menekankan pentingnya kerja sama bilateral untuk mengatasi dampak kabut asap yang melanda kedua negara.

Solidaritas dan Apresiasi terhadap Penanganan Krisis

Vivian Balakrishnan menyatakan bahwa Singapura berdiri dalam solidaritas penuh bersama Indonesia dalam menghadapi tantangan lingkungan ini. Ia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menangani karhutla serta upaya pemerintah Indonesia yang memprioritaskan pencegahan kebakaran sebagai solusi jangka panjang. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada ribuan personel tanggap darurat dan petugas pemadam kebakaran Indonesia yang telah bekerja tanpa kenal lelah dalam kondisi berbahaya selama beberapa minggu terakhir, meskipun beberapa di antaranya mengalami cedera serius.

  • Karhutla diidentifikasi sebagai masalah bersama yang memerlukan penanganan kolektif antara Indonesia dan Singapura.
  • Singapura mulai mempertimbangkan penguatan undang-undang kabut asap lintas batas untuk menuntut pertanggungjawaban pihak terkait.
  • Hasil investigasi Singapura pekan lalu menyebut 10 perusahaan di Indonesia diduga menjadi penyebab karhutla.

Kunjungan ini terjadi di tengah meningkatnya frustrasi di Singapura dan Malaysia akibat kabut asap dari karhutla terparah di Indonesia dalam 11 tahun terakhir. Pemerintah Singapura kini mempertimbangkan langkah hukum yang lebih tegas untuk memastikan akuntabilitas menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ