Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Pemprov DKI Cari Lokasi Sementara 180 Pedagang Taman Puring Jelang Revitalisasi Taman Disabilitas

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara Metro
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Pemprov DKI Cari Lokasi Sementara 180 Pedagang Taman Puring Jelang Revitalisasi Taman Disabilitas
BAGIKAN:

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membahas penempatan lokasi sementara bagi pedagang Pasar Taman Puring di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan agar para pedagang tetap dapat berjualan selama kawasan tersebut direvitalisasi menjadi ruang terbuka hijau (RTH) khusus disabilitas.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pencarian tempat relokasi masih dalam tahap pembahasan. Ia menegaskan akan memperjuangkan hak para pedagang untuk terus berusaha, terutama dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini. Keterangan tersebut disampaikan Pramono di GMAHK Taman Harapan Jakarta pada Minggu.

Revitalisasi Taman Puring merupakan tindak lanjut dari insiden kebakaran yang terjadi pada Senin (28/7/2025). Berdasarkan data yang ada, sebanyak 180 pedagang masih bertahan di lokasi bekas kebakaran tersebut, menyusut dari jumlah sebelumnya yang mencapai lebih dari 500 pedagang. Menurut Pramono, gagasan mengubah kawasan itu menjadi taman disabilitas awalnya diusulkan oleh mantan Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar dan disetujui karena Jakarta dinilai belum memiliki fasilitas serupa.

Selain fungsi utama sebagai RTH, rencana pengembangan Taman Puring juga mencakup penyediaan ruang publik dan fasilitas pendidikan melalui pembangunan Microlibrary Taman Puring. Informasi mengenai perpustakaan mikro ini tercantum dalam akun Instagram @tamanhutandki.

Proyek Microlibrary tersebut didanai oleh Ammodo Foundation dan dirancang sebagai ruang belajar inklusif bagi komunitas penyandang disabilitas. Pembangunannya melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta PT SHAU Architects. Secara arsitektural, fasilitas ini dirancang menggunakan struktur spiral rusuk beton melengkung dengan atap hijau agar menyatu dengan lanskap taman sekaligus menciptakan area membaca yang teduh.

Meow! Tanya Nesi!
😸