Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Vila Bersejarah 'Sarang Elang' Eks Diktator Hitler di Bavaria Terbakar, Satu Terduga Ditangkap

DuniaBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Internasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Vila Bersejarah 'Sarang Elang' Eks Diktator Hitler di Bavaria Terbakar, Satu Terduga Ditangkap
BAGIKAN:

Sebuah bangunan bersejarah peninggalan era Nazi yang dikenal dengan sebutan Sarang Elang (Eagle's Nest) atau Kehlsteinhaus terbakar pada Jumat (23/10) malam hingga Sabtu (24/10) dini hari waktu setempat. Vila yang berada di puncak bukit kawasan pegunungan Alpen, Negara Bagian Bavaria, Jerman, ini merupakan bekas rumah peristirahatan diktator Adolf Hitler.

Berdasarkan keterangan kepolisian Bavaria yang dikutip Euro News, api mulai terdeteksi ketika pelantang peringatan berbunyi sekitar pukul 21.15 pada Jumat malam. Karena posisi bangunan berada di puncak bukit, petugas pemadam kebakaran menyatakan nyala api sangat terlihat jelas di tengah kegelapan.

Proses pemadaman menghadapi kendala akibat lokasi vila yang sulit dijangkau. Menurut laporan CNN, setidaknya 200 aparat gabungan diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Kantor berita DW mewartakan bahwa sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka terkait insiden tersebut.

Kepolisian Bavaria menyatakan dalam rilis resminya pada Sabtu pagi bahwa satu orang telah ditahan tak lama setelah kebakaran terjadi. Tersangka tersebut dinilai menarik perhatian para penyidik, meskipun keterlibatannya sebagai penyebab kebakaran masih menjadi subjek penyelidikan kriminal.

Vila yang berdiri sejak 1938 itu awalnya dikelola oleh Partai Nazi dan kerap digunakan sebagai tempat berkumpul para pejabat partai penguasa Jerman saat itu. Selain berfungsi sebagai rumah peristirahatan, CNN mencatat bangunan tersebut pernah dijadikan pusat pemerintahan sementara oleh Hitler.

Setelah Perang Dunia II berakhir dan Nazi kalah, pengelolaan Kehlsteinhaus beralih ke tangan Negara Bagian Bavaria sebagai monumen sejarah masa kekuasaan Hitler. Mengutip laman pengelola situs tersebut, bangunan ini selamat dari penghancuran oleh pasukan sekutu berkat campur tangan seorang gubernur setempat bernama Jacob.

Pada 1960, bertepatan dengan perayaan ke-150 penggabungan wilayah Berchtesgaden ke Bavaria, pemerintah negara bagian melepaskan kendali atas bangunan tersebut kepada sebuah yayasan. Yayasan inilah yang kemudian memastikan hasil pengelolaan vila digunakan untuk tujuan amal, sembari mempertahankan kondisi asli bangunan.

BERITA TERKAIT (Dunia)

Meow! Tanya Nesi!
😸