⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Studi 16 Ribu Mahasiswa di India Buktikan Larangan HP di Kelas Tingkatkan Prestasi Akademik

TeknologiKelvin WijayaKelvin WijayaSumber: CNN Teknologi
Kelvin Wijaya
Kelvin Wijaya
Software Engineer

Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

Studi 16 Ribu Mahasiswa di India Buktikan Larangan HP di Kelas Tingkatkan Prestasi Akademik
BAGIKAN:

Pelarangan penggunaan telepon seluler selama perkuliahan terbukti meningkatkan fokus dan nilai akademik mahasiswa. Kesimpulan tersebut didasarkan pada studi eksperimental berskala besar yang melibatkan 16.683 mahasiswa dari sejumlah kampus di Odisha, India.

Para peneliti membagi peserta secara acak ke dalam beberapa kelompok. Sebagian diminta memasukkan telepon seluler mereka ke dalam kotak selama kelas berlangsung, sementara kelompok lain tetap diizinkan menggunakan perangkat tersebut. Perbandingan dilakukan terhadap faktor-faktor seperti nilai ujian, tingkat kehadiran, dan pengalaman belajar sepanjang satu semester penuh melalui survei serta observasi.

Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang tidak menggunakan telepon seluler meraih peningkatan hasil akademik dibandingkan kelompok yang tetap menggunakannya. Gangguan berupa getaran dan suara notifikasi diketahui memecah konsentrasi sehingga aktivitas pembelajaran sering terhambat. Menurut keterangan Andreas Bjerre-Nielsen selaku peneliti dari University of Copenhagen, percobaan ini memberikan bukti eksperimental berskala besar pertama yang menunjukkan bahwa menghilangkan telepon dari ruang kelas berdampak nyata pada proses pembelajaran.

Dampak kebijakan tersebut juga terlihat pada penyempitan kesenjangan akademik. Perubahan paling signifikan dialami oleh mahasiswa yang sebelumnya memiliki nilai rendah sebelum percobaan dimulai. Bjerre-Nielsen menjelaskan bahwa pembatasan ini tidak hanya memperbaiki kualitas belajar secara umum, tetapi juga membantu mengurangi ketimpangan prestasi antarmahasiswa.

Selain memengaruhi nilai ujian, pelarangan tersebut mengubah dinamika di dalam kelas. Perilaku mengganggu dan percakapan yang tidak berkaitan dengan materi pelajaran berkurang. Para pengajar pun secara tidak langsung ikut menekan penggunaan telepon seluler mereka sendiri, membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih fokus dan aktif. Setelah merasakan manfaat tersebut, para mahasiswa dilaporkan semakin mendukung penerapan kebijakan ini.

Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Science berjudul "Phones impede learning: Evidence from a massive phone-free classroom experiment" ini menambah bukti baru bagi perdebatan mengenai regulasi penggunaan perangkat digital di lingkungan pendidikan berbagai negara. Efektivitas pelarangan telepon seluler dinilai setara dengan upaya peningkatan standar pendidikan lainnya.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa studi ini khusus dilakukan di tingkat universitas. Penelitian serupa masih diperlukan untuk mengetahui apakah dampak yang sama juga berlaku bagi siswa di jenjang sekolah dasar dan menengah.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸