KAI Logistik Terapkan Empat Strategi Perkuat Ekosistem Angkutan Barang dan Rantai Pasok Halal

KAI Logistik menerapkan empat strategi utama untuk memperkuat ekosistem logistik nasional melalui angkutan kereta api. Menurut keterangan Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan, langkah tersebut mencakup peningkatan efisiensi layanan, optimalisasi sarana gerbong, kolaborasi ekosistem, serta penguatan digitalisasi.
Strategi pertama difokuskan pada kualitas, kecepatan, dan keandalan layanan melalui diversifikasi usaha maupun pasar. Selanjutnya, perusahaan mengoptimalkan penggunaan gerbong agar tingkat okupansi pengiriman barang dapat dimaksimalkan. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga dilakukan untuk memperluas jaringan distribusi secara bersamaan dengan peningkatan layanan berbasis teknologi.
Dalam operasional sehari-hari, KAI Logistik melayani angkutan beragam komoditas mulai dari batu bara hingga ternak dan hasil bumi. Perusahaan ini juga diharapkan berperan dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan truk Over Dimension Over Loading (ODOL). Penguatan sarana dan prasarana yang dilakukan ditargetkan mampu mengalihkan distribusi barang yang selama ini menggunakan kendaraan ODOL ke jalur kereta api.
Penerapan digitalisasi disebut menjadi salah satu fokus agar pemantauan pergerakan barang lebih mudah dilakukan, baik bagi pelanggan maupun operator. Selain itu, KAI Logistik tengah mempersiapkan rantai pasok untuk industri halal. Persiapan tersebut meliputi penguatan sistem, penyesuaian standar gerbong, hingga proses penyimpanan yang mengacu pada ketentuan sertifikasi halal.
Perusahaan juga mendorong pengembangan layanan yang berkelanjutan dengan melakukan ekspansi ke sektor pertanian terintegrasi. Langkah ini diklaim bertujuan agar proses distribusi menjadi lebih hemat waktu dan biaya.
Atas rangkaian upaya pengembangan bisnis tersebut, KAI Logistik meraih predikat Sector Champion kategori Logistik. Perusahaan juga tercatat menempati peringkat ke-48 dalam Top Danantara Indonesia CX100 BUMN 2026. Penjelasan mengenai strategi dan target ini disampaikan dalam program Focus On Infra CNBC Indonesia pada Rabu, 21/10/2026.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

NTP Oktober 2026 Melonjak 6,88%, Cabai dan Tomat Jadi Penopang Utama

Pemerintah Duga Praktik 'Mafia' di Balik Skandal Gizi 25 Merek Beras Fortifikasi

Inflasi Oktober Tembus 3,23%, Sentuh Batas Atas Target BI dan Pemerintah
