Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Warga dan Dosen Palembang Keluh Dampak Asap Karhutla Hampir 3 Bulan

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: CNN Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Warga dan Dosen Palembang Keluh Dampak Asap Karhutla Hampir 3 Bulan
BAGIKAN:

Dampak Asap Berkepanjangan di Palembang

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, selama hampir tiga bulan. Berdasar keterangan sumber, lamanya paparan asap tersebut secara signifikan mengganggu aktivitas harian serta kesehatan masyarakat.

Gangguan pada Sektor Pendidikan

Imam Warmasnyah, dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang, menyatakan perkuliahan terpaksa beralih ke sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena pekatnya kabut asap. Ia menilai metode daring tersebut tidak efektif dan menyebabkan berbagai kegiatan kampus tertunda. Imam Warmasnyah meminta pemerintah mencari solusi yang lebih efektif dan menghindari langkah-langkah yang menurutnya hanya mengulur waktu, karena ia khawatir dampak asap akan meluas ke sektor ekonomi dan politik.

Gejala Kesehatan dan Ketergantungan pada Penaburan Dry Ice

Rasya, warga yang rutin berolahraga pagi, melaporkan aktivitasnya terganggu oleh gejala fisik seperti mata perih, napas sesak, dan tenggorokan kering. Meskipun kualitas udara membaik sementara setelah penaburan dry ice, Rasya mengabarkan kondisi udara kembali memburuk dengan asap lebih pekat dibandingkan sebelumnya. Warga saat ini berharap pemerintah dapat menerapkan solusi jangka panjang, bukan hanya mengandalkan taburan dry ice yang efektifnya bertahan sekitar tiga hari.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
😸