KBPP Polri Desak Pengusutan Penyerangan Truk Dalmas di Bandung yang Lukai Tiga Anggota

Berita Nasional
Rina WijayaRina Wijaya
Sumber: CNN Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

KBPP Polri Desak Pengusutan Penyerangan Truk Dalmas di Bandung yang Lukai Tiga Anggota
BAGIKAN:

Sebuah truk pengendali massa (Dalmas) milik Polri diserang menggunakan batu, petasan, kembang api, hingga bom molotov saat demonstrasi di kawasan Dago-Sulanjana, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (20/10) malam. Akibat insiden tersebut, tiga anggota kepolisian dikabarkan mengalami luka-luka.

Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri AH Bimo Suryono mendesak kepolisian untuk segera menyelidiki dugaan aksi anarkis itu. Menurut keterangan Bimo pada Rabu (21/10), penyelidikan harus difokuskan pada pengumpulan alat bukti serta penindakan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Bimo menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional masyarakat. Namun, ia menyatakan hak tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan kekerasan, merusak fasilitas umum, maupun menyerang aparat penegak hukum.

Terkait pengamanan demonstrasi ke depan, Bimo menilai perlu adanya penguatan melalui deteksi dini dan evaluasi pola pengamanan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan penyelenggara aksi sebagai langkah antisipatif untuk mencegah kericuhan tanpa membatasi ruang penyampaian aspirasi.

Selain itu, Bimo mengingatkan agar aparat mampu membedakan peserta demonstrasi yang menyampaikan pendapat secara damai dengan pihak yang diduga melakukan tindak pidana. Ia meminta pengamanan tetap berlandaskan prinsip profesionalitas dan proporsionalitas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bimo turut menyampaikan keprihatinan terhadap tiga anggota kepolisian yang dikabarkan terluka dan berharap para korban mendapatkan penanganan yang layak. Ia mengajak masyarakat menjaga demokrasi secara bertanggung jawab dengan tetap mendukung penegakan hukum yang adil.

Meow! Tanya Nesi!
😸