11 Film yang Menempatkan Tokoh Antagonis sebagai Pusat Narasi

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Sumber: KapanLagi
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

11 Film yang Menempatkan Tokoh Antagonis sebagai Pusat Narasi
BAGIKAN:

Dalam sejarah perfilman, narasi umumnya menempatkan tokoh protagonis sebagai pusat cerita. Namun, sejumlah sineas memilih pendekatan berbeda dengan menjadikan karakter antagonis atau amoral sebagai pengendali alur. Menurut kurasi yang disusun KapanLagi, terdapat 11 film yang secara khusus menggunakan sudut pandang tokoh antagonis untuk mengeksplorasi motivasi di balik tindakan mereka.

Stanley Kubrick dalam karyanya menempatkan Alex DeLarge yang diperankan Malcolm McDowell sebagai narator sekaligus pelaku kekerasan ekstrem di Inggris berlatar distopia masa depan. Pendekatan serupa diterapkan Martin Scorsese pada Goodfellas, yang merunut perjalanan Henry Hill (Ray Liotta) dari remaja yang terpesona kehidupan mafia hingga jatuh dalam paranoia. Brian De Palma melalui Scarface juga menggerakkan seluruh cerita lewat ambisi dan kebrutalan Tony Montana (Al Pacino), seorang pengungsi Kuba yang menjadi raja narkoba di Miami.

Beberapa film lain menyoroti kejahatan yang muncul dari kondisi psikologis atau tekanan sosial. John McNaughton menyutradarai film yang terinspirasi kisah nyata pembunuh berantai Henry Lee Lucas, dengan Michael Rooker memerankan karakter Henry yang menjalani kekerasan layaknya rutinitas harian tanpa emosi. Mary Harron menampilkan Patrick Bateman (Christian Bale), bankir investasi yang beroperasi sebagai pembunuh berantai, menggunakan gaya penceritaan tidak andal (unreliable narrator) yang mencerminkan kondisi kejiwaannya. Todd Phillips menyelami kehidupan Arthur Fleck (Joaquin Phoenix), badut penderita gangguan mental di Gotham City yang perlahan berubah menjadi penjahat akibat tekanan sosial.

Sudut pandang antagonis juga digunakan untuk membedah manipulasi dan pencurian identitas. Anthony Minghella memfokuskan cerita pada Tom Ripley (Matt Damon), pemuda yang memanfaatkan kesempatan untuk mencuri identitas orang lain di Italia. David Fincher menghadirkan Amy Dunne (Rosamund Pike) yang menghilang secara misterius dan memposisikan suaminya, Nick (Ben Affleck), sebagai tersangka utama melalui perang psikologis manipulatif.

Karakter yang menghalalkan segala cara demi tujuan tertentu turut menjadi sorotan. Paul Thomas Anderson memotret Daniel Plainview (Daniel Day-Lewis), pencari minyak yang mengisolasi diri demi dominasi ekonomi. Dan Gilroy menyoroti Lou Bloom (Jake Gyllenhaal), pencuri kecil yang beralih menjadi jurnalis foto kriminal jalanan dan menjual rekaman kekerasan kepada stasiun berita. Sementara itu, Tim Burton menyajikan Sweeney Todd (Johnny Depp), tukang cukur yang kembali ke London setelah diasingkan secara tidak adil dan melampiaskan dendamnya kepada hakim korup hingga merenggut nyawa orang tidak berdosa.

Berdasarkan keterangan KapanLagi, karakter utama dalam daftar ini tidak selalu merupakan penjahat murni. Sebagian di antaranya dikategorikan sebagai antihero atau korban keadaan yang jatuh ke jurang kejahatan. Penggunaan sudut pandang ini memungkinkan penonton melihat dunia melalui kacamata tokoh tersebut, membongkar rasionalisasi di balik tindakan mereka tanpa penghakiman instan.

Meow! Tanya Nesi!
😸