Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Truk Kurang Waspada Serempet Pejalan Kaki hingga Tewas di Jalan Barun Basar

HukumSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Truk Kurang Waspada Serempet Pejalan Kaki hingga Tewas di Jalan Barun Basar
BAGIKAN:

Seorang pejalan kaki berinisial A, 31 tahun, menghembuskan napas terakhirnya di Jalan Barun Basar, Setu, Kota Tangerang Selatan, Selasa (13/10) malam, akibat terserempet sebuah truk yang bermuatan. Insiden ini terjadi saat kendaraan komersial tersebut manuver berbelok ke kanan menuju Jalan Pasar Jengkol, mengabaikan keselamatan pengguna jalan lain di persimpangan yang rawan tersebut.

Menurut keterangan resmi, truk berpelat B-9241-NQD dikemudikan oleh seorang pria berinisial U. Ia mengemudi dari arah utara dengan kecepatan yang cukup untuk melintasi ruas jalan utama. Namun, ketika mendekati pertigaan, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi penuh. Kondisi ini berujung pada kecelakaan lalu lintas fatal di mana truk menyerempet A yang sedang berjalan kaki.

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menjelaskan kronologi kejadian tersebut dalam keterangannya pada Rabu (14/10). "Kemudian sesampainya di dekat pertigaan Jalan Barun Basar diduga mengemudikan kendaraan truk tidak dalam berkonsentrasi penuh sehingga terserempet pejalan kaki atas nama A mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Kharisma. Ia menegaskan bahwa korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Akibat benturan keras itu, A mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Karena tingkat keparahan luka yang dialami, nyawanya tidak tertolong. Kharisma menambahkan bahwa pihak kepolisian telah segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan fakta di lapangan sesuai dengan data awal yang tercatat.

Polisi saat ini fokus pada pengumpulan bukti fisik dan keterangan saksi di lokasi. Langkah berikutnya adalah meminta keterangan dari para saksi mata untuk memperkuat rangkaian peristiwa. "Perkara kecelakaan lalu lintas ini telah ditangani oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Tangerang Selatan," ujar Kharisma. Kasus ini kini menjadi prioritas penanganan hukum di wilayah hukum tersebut.

Analisis Redaksi

Kasus ini menyoroti celah pengawasan terhadap kepatuhan pengemudi kendaraan niaga, khususnya dalam area manuver kompleks. Klaim "tidak berkonsentrasi penuh" dari penyidik mengindikasikan bahwa faktor manusia, bukan sekadar alat, menjadi pemicu utama. Di jalan-jalan arteri seperti Barun Basar yang padat aktivitas pasar, hilangnya konsentrasi sepersekian detik dapat berimplikasi fatal bagi pejalan kaki yang tidak memiliki alat pelindung diri.

Secara prosedural, penanganan oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Tangsel menunjukkan komitmen penegakan hukum lalu lintas yang serius. Namun, investigasi ini harus berlanjut untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian berat atau ada pelanggaran teknis lainnya yang mendasari tindakan pengemudi U. Masyarakat perlu mewaspadai titik-titik bentrok antara kendaraan berat dan pejalan kaki, serta menuntut infrastruktur keselamatan yang memadai di setiap pertigaan rawan kecelakaan.

Meow! Tanya Nesi!
😸