Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Maruli Simanjuntak

PolitikSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Maruli Simanjuntak
BAGIKAN:

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita resmi menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) setelah dilantik Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/10). Ia menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam transisi kepemimpinan tertinggi di kesenmatan darat ini. Kepemimpinan TNI kini berada di tangan jenderal bintang empat yang telah mengabdi lebih dari tiga dekade di militer Indonesia.

Lulusan Akademi Militer tahun 1991 ini bukan orang baru di lingkaran elit pertahanan. Tandyo lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969 dan telah menempuh pelatihan lanjutan seperti Sesko TNI dan Lemhanas RI. Karier militernya panjang dan variatif, mulai dari komando di lapangan hingga posisi strategis di Kementerian Pertahanan dan Markas Besar TNI.

Sebelum menduduki kursi KSAD, Tandyo menjabat sebagai Wakil Panglima TNI pada tahun 2025. Posisi yang sebelumnya kosong selama 25 tahun ini akhirnya diisi oleh Tandyo, sebuah penunjukan yang menandai perubahan struktural penting di tubuh pertahanan nasional. Ia ditunjuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi jabatan wakil tertinggi di TNI.

Riwayat jabatannya cukup padat di level operasional dan strategis. Pada 2023-2024, ia dipercaya memimpin Kodam IV/Diponegoro. Sebelumnya, ia sempat diangkat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada Februari 2024. Pengalaman memimpin wilayah operasional di Jawa Tengah dan pesisir utara tersebut memberinya gambaran nyata tentang tantangan keamanan teritorial dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Di tingkat kementerian, Tandyo memegang peran kunci dalam pengembangan sumber daya manusia pertahanan. Ia menjabat Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Kabadiklat) Kemhan pada 2021-2023. Sebelum itu, ia mengawal direktorat strategis, mulai dari Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan pada 2018-2019, hingga Dirrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan pada 2019-2021. Jejak ini menunjukkan fokusnya pada aspek doktrin, pendidikan, dan intelijen strategis sejak awal kariernya yang dimulai sebagai Komandan Tim Khusus Combat Intelligence Yonif Linud 330/Tri Dharma pada tahun 1995.

Analisis Redaksi

Keputusan merotasi kepemimpinan KSAD ini mengirim sinyal bahwa penguatan institusi militer mendapat prioritas tinggi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. Pengangkatan Tandyo, yang memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen (Sopsad) dan pendidikan militer (Kemhan), mengindikasikan fokus pada modernisasi doktrin dan kapasitas personel. Ini bukan sekadar perpindahan jenderal, melainkan penyesuaian struktur untuk merespons tantangan keamanan masa kini.

Kongkretnya, pengalaman Tandyo sebagai Kabadiklat Kemhan menjadi modal utama untuk memastikan alih teknologi dan manajemen pertahanan berjalan sinkron. Namun, publik perlu mengamati bagaimana ia menerjemahkan visi strategis ini ke dalam operasional harian KSAD, terutama dalam hal efisiensi anggaran dan kesejahteraan prajurit. Transisi kepemimpinan dari Maruli Simanjuntak ke Tandyo Budi Revita akan menentukan arah kebijakan pertahanan darat dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Langkah logis selanjutnya adalah evaluasi cepat terhadap program-program yang tertunda di era sebelumnya. Tandyo harus segera menyelaraskan target kinerja KSAD dengan kebijakan nasional pertahanan yang lebih luas. Tanpa aksi nyata dalam beberapa bulan pertama, posisi ini berisiko tetap menjadi formality belaka di tengah tuntutan transformasi militer Indonesia yang semakin kompleks.

BERITA TERKAIT (Politik)

Meow! Tanya Nesi!
😸