Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Ketua AMI Desak Museum Jadi Soko Guru Bangsa di Peringatan Hari Museum RI ke-11

Berita NasionalAhmad HidayatAhmad HidayatSumber: CNN Nasional
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat
Analis Politik

Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Ketua AMI Desak Museum Jadi Soko Guru Bangsa di Peringatan Hari Museum RI ke-11
BAGIKAN:

Putu Supadma Rudana menegaskan bahwa museum adalah soko guru bangsa yang wajib dikuatkan perannya dalam menjaga kepribadian dan kebudayaan Nusantara. Pernyataan ini ia sampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Museum Indonesia ke-11 pada Senin (12/10), sebagai ajakan agar koleksi museum tidak hanya tersimpan, tetapi dipahami dan diwariskan.

Ia menekankan bahwa di balik benda-benda bersejarah, terdapat jejak peradaban, identitas, dan warisan leluhur yang krusial bagi perjalanan Indonesia. Oleh karena itu, peringatan ini menjadi momentum untuk memuliakan kebudayaan. "Museum memiliki peran strategis menjadi soko guru bangsa dalam mengawal kepribadian bangsa. Menghargai museum berarti turut menghargai perjalanan sejarah dan peradaban yang diwariskan para leluhur," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Putu memandang bulan Oktober sebagai titik kumpul peringatan penting, mulai dari Hari Kesaktian Pancasila hingga Hari Kebudayaan. Momentum ini diharapkan mampu membangun persatuan dalam keberagaman. Dengan tema "Museum di Hatiku - Sehati Museum", ia berharap tercipta kedekatan emosional antara masyarakat dan institusi museum, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Kekayaan tersebut membentang dari era prasejarah Megalitikum hingga Kerajaan Majapahit, mencakup seni, kuliner, dan sastra yang menjadi daya tarik global. Di sisi lain, ia menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang meresmikan revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Kebijakan afirmasi ini dinilai krusial untuk mengembangkan museum sebagai ruang edukasi, bukan sekadar gudang koleksi.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga menegaskan arahan presiden agar museum terus dirawat dan direvitalisasi. Penguatan narasi, kualitas penyajian, dan pengalaman pengunjung kini menjadi standar baru. Tujuannya jelas: menjadikan museum sebagai pusat edukasi dan penjaga memori kolektif bangsa untuk generasi muda dan dunia internasional.

Analisis Redaksi

Langkah revitalisasi yang diinisiasi pemerintah, khususnya melalui afirmasi Presiden Prabowo, menandai pergeseran paradigma permuseuman di Indonesia. Bukan lagi tentang sekadar konservasi artefak, melainkan transformasi fungsi museum menjadi ruang interaktif yang relevan dengan dinamika masa kini. Hal ini selaras dengan tekanan untuk menjadikan Indonesia mercusuar kebudayaan dunia di kancah global.

Akan tetapi, tantangan terbesar tetap berada pada sisi eksekusi dan kesadaran publik. Revitalisasi fisik tidak akan berarti jika tidak disertai penguatan narasi dan sumber daya manusia yang memadai. Komunitas museum perlu memastikan bahwa

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
😸