Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kapolri Mutasi 199 Personel, Perubahan Jabatan di Tingkat Nasional dan Wilayah

HukumSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kapolri Mutasi 199 Personel, Perubahan Jabatan di Tingkat Nasional dan Wilayah
BAGIKAN:

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Setokoembali melakukan mutasi terhadap 199 personel polisi yang terdiri dari Perwira Tinggi dan Perwira Menengah. Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Di antara mutasi tersebut, Wakabaintelkam Polri Irjen Wawan Muliawan dipindahkan ke Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri, sementara posisi Wakabaintelkam diisi oleh Brigjen Anom Setyadji. Selain itu, jabatan Kakorlantas Polri diisi oleh Brigjen Pol Aries Syahbudin menggantikan Irjen Wibowo.

Di tingkat kewilayahan, Irjen Agus Wijayanto dipercaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing. Sedangkan di Kalimantan Utara, jabatan Kapolda dijabat oleh Brigjen Andi Syahriful Taufik menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto, sementara di Lampung, jabatan tersebut diemban oleh Brigjen Yustan Alpiani menggantikan Irjen Helfi Assegaf.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian. Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas.

Johnny menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Ia berharap pejabat baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah, serta menjaga integritas dan menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif.

Analisis Redaksi

Mutasi 199 personel polisi ini menunjukkan langkah strategis Kapolri untuk memperkuat kinerja institusi. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kompetensi dan integritas, polisi diharapkan dapat menjalankan tugas dengan profesionalisme. Perubahan jabatan di tingkat nasional dan wilayah ini juga mencerminkan komitmen Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

Perubahan ini perlu diwaspadai oleh masyarakat karena dapat mempengaruhi kinerja operasional di berbagai wilayah. Namun, dengan adaptasi yang baik, pejabat baru diharapkan dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan dan meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

Dalam konteks ini, Polri harus terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sesuai dengan tagline 'Polisi Bersama Masyarakat'. Hal ini akan membantu memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ