Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Pertamina Turunkan SPBU Modular dan Pertamax Turbo Kawal Safety Car MotoGP Mandalika 2026

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Pertamina Turunkan SPBU Modular dan Pertamax Turbo Kawal Safety Car MotoGP Mandalika 2026
BAGIKAN:

PT Pertamina (Persero) melalui unit bisnisnya, Pertamina Patra Niaga, mengerahkan strategi energi khusus untuk memastikan kelancaran operasional kendaraan resmi dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Langkah konkret ini diwujudkan dengan menghadirkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Modular yang menyediakan produk bahan bakar minyak jenis Pertamax Turbo langsung di dalam area Pertamina Mandalika International Circuit.

Fasilitas darurat namun fungsional tersebut tidak terbuka untuk umum, melainkan dikhususkan melayani kendaraan operasional resmi, terutama armada Safety Car MotoGP. Kehadiran SPBU Modular ini menjamin pasokan energi tetap stabil tanpa hambatan logistik selama perhelatan berlangsung. VPCorporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur ini merupakan bukti kesiapan penuh perusahaan dalam mendukung suksesnya balap motor kelas dunia tersebut.

Dalam siaran pers pada Sabtu (10/10/2026), Kitty menjelaskan mekanisme kerja fasilitas ini. "Selama gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi melalui SPBU Modular di dalam area Pertamina Mandalika International Circuit. Fasilitas ini secara khusus melayani kendaraan operasional resmi, termasuk Safety Car, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar Kitty. Pernyataan ini menutup celah keraguan mengenai potensi gangguan suplai bahan bakar di tengah padatnya jadwal aktivitas sirkuit.

Seluruh proses pengisian dilakukan oleh petugas terlatih menggunakan peralatan standar keamanan tinggi. Ini adalah prosedur rutin yang diterapkan untuk setiap event berskala internasional guna meminimalisir risiko kecelakaan atau keterlambatan akibat masalah teknis pengisian. Dengan sistem tertutup dan pengawasan ketat, Pertamina berupaya menjaga integritas data serta keamanan fisik di lokasi acara.

Pertamax Turbo dipilih bukan tanpa alasan. Produk dengan Research Octane Number (RON) 98 ini dilengkapi teknologi Eco Save dan Ignition Boost Formula (IBF). Kombinasi tersebut dirancang spesifik untuk mesin berperforma tinggi, membantu menjaga kinerja optimal, meningkatkan efisiensi pembakaran, serta memberikan respons akselerasi yang lebih cepat. Karakteristik ini sangat krusial bagi kendaraan keselamatan yang harus merespons situasi lintasan dalam hitungan detik.

Kandido, pemandu Safety Car MotoGP asal Spanyol, memberikan testimoni langsung mengenai pengalaman menggunakan produk tersebut. "Untuk Safety Car di Indonesia, Pertamax Turbo adalah pilihan utama kami. Kami membutuhkan performa mesin terbaik, dan Pertamax Turbo mampu memberikan performa tersebut," kata Candido. Ia menambahkan bahwa kebutuhan akan oktan tinggi dan formula aditif yang baik menjadi syarat mutlak agar mobil dapat bekerja sesuai tuntutan balapan, sebuah kondisi yang terpenuhi sepenuhnya oleh Pertamax Turbo.

Analisis Redaksi

Langkah Pertamina menempatkan SPBU Modular di jantung sirkuit menunjukkan evolusi dukungan korporasi terhadap olahraga otomotif global. Ini bukan sekadar sponsor logo, tetapi integrasi rantai pasok energi ke dalam operasi inti event. Bagi publik, hal ini menggarisbawahi pentingnya keandalan infrastruktur lokal dalam menopang citra bangsa sebagai tuan rumah acara internasional. Ketersediaan bahan bakar berkualitas tinggi secara instan mengurangi variabel risiko teknis yang sering kali luput dari perhatian penonton awam.

Ke depan, model pelayanan energi terdesentralisasi seperti ini berpotensi direplikasi untuk berbagai agenda besar lainnya, mulai dari konferensi tingkat tinggi hingga festival musik skala raksasa. Tantangan utamanya terletak pada konsistensi kualitas layanan dan manajemen logistik saat permintaan memuncak. Jika Pertamina berhasil mempertahankan standar operasional ini tanpa insiden, kepercayaan investor dan mitra strategis asing terhadap ekosistem energi nasional akan semakin menguat, membuka pintu bagi kolaborasi teknologi hijau masa mendatang.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ