Idaho Rebut Kembali Gelar Dunia: 668 Kg Kentang Goreng Pecahkan Rekor Guinness

Idaho, Amerika Serikat, resmi merebut kembali gelar dunia untuk porsi kentang goreng terbesar setelah menyajikan 1.474 pon atau sekitar 668 kilogram pada Jumat (2/10) malam. Pencapaian ini menggeser rekor sebelumnya yang dipegang India sejak 2018 dengan berat 1.452 pon atau 659 kilogram.
Inisiatif pemecahan rekor tersebut digagas oleh Komisi Kentang Idaho bekerja sama dengan Spud Daddy. Mereka bertekad membawa pulang predikat prestisius itu ke negara bagian yang selama ini dikenal sebagai jantung produksi kentang utama di AS.
"Idaho seharusnya memegang rekor itu," tegas Thomas Watson dari Spud Daddy, sebagaimana dilaporkan Channel 3000. Ia menambahkan bahwa misi tim mereka jelas: "Idaho tidak memegang rekor itu, dan misi kami adalah membawa pulang rekor tersebut."
Persiapan logistik melibatkan puluhan sukarelawan. Watson menjelaskan bahwa sekitar 50 hingga 60 orang membantu proses memotong dan membekukan kentang sebelum dimasukkan ke dalam truk pendingin. Setelah itu, kentang-mentah seberat 1.700 pon atau 771 kilogram digoreng hingga matang dan ditimbang ulang.
Hasil akhir menunjukkan bobot 668 kilogram, melampaui batas rekor lama dengan selisih lebih dari 20 pon atau 9 kilogram. Watson mengungkapkan rasa senangnya melihat kerja keras tim membuahkan hasil nyata. "Sungguh luar biasa bisa melihatnya," katanya singkat namun penuh makna bagi para pelaku industri lokal.
Acara ini merupakan bagian dari Potato Days di Idaho Botanical Garden, sebuah festival ramah keluarga untuk merayakan ekosistem industri kentang mulai dari petani, pengemas, distributor, hingga pengecer. Pengunjung disuguhi hiburan musik langsung, permainan rumput, serta sajian seperti Big Idaho Potato Truck dan berbagai olahan kentang.
Ketegangan persiapan akhirnya terbayar lunas. Watson menyatakan kesiapannya beristirahat setelah maraton persiapan panjang. "Aku akan sangat senang karena hal yang telah kita pikirkan ini akhirnya selesai. Kita bisa tidur. Kita bisa makan. Kita bisa makan kentang goreng," ujarnya sambil tersenyum lega.
Analisis Redaksi
Pemulihan rekor dunia ini bukan sekadar kemenangan kuliner, melainkan pernyataan simbolis tentang dominasi identitas agraris Idaho. Dengan mengalahkan rekor India yang bertahan enam tahun, komunitas bisnis lokal menegaskan posisi mereka di panggung global melalui narasi kebanggaan daerah yang dikemas dalam format acara publik yang inklusif.
Langkah strategis menggabungkan rekor Guinness dengan festival Potato Days memperlihatkan kemampuan adaptasi industri tradisional terhadap tren promosi modern. Ini menciptakan momentum ekonomi sekaligus sosial, di mana partisipasi warga dan wisatawan memperkuat citra merek produk pertanian setempat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada iklan korporat konvensional.
BERITA TERKAIT (Dunia)

Senator AS Chris Murphy Kena Stroke di Pertandingan Hoki, Dokter Optimistis

Haley Stevens Dikecualikan Demokrat Michigan Usai Dukung Kandidat Republik

Eisenkot Bongkar Ambisi Netanyahu Giring Pemilu Ulang, Qatar Bantah Tuduhan Campur Tangan
