Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Said Abdullah Bagi 1.000 Sembako dan Letakkan Batu Pertama Sekolah Tahfidz di Malang

PolitikBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Said Abdullah Bagi 1.000 Sembako dan Letakkan Batu Pertama Sekolah Tahfidz di Malang
BAGIKAN:

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, memimpin langsung aksi bakti sosial "Pertalian Cinta" yang melibatkan pembagian 1.000 paket sembako bagi kaum Marhaen serta santunan anak yatim di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Jumat (9/10). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada bantuan logistik, tetapi juga mencakup peletakan batu pertama pembangunan sekolah tahfidz alqur'an Puan Maharani sebagai bagian dari agenda pemberdayaan masyarakat.

Tiga pilar utama dalam rangkaian acara tersebut dirancang untuk menyentuh aspek kemanusiaan sekaligus penguatan infrastruktur pendidikan keagamaan. Selain distribusi bahan pokok, Said Abdullah menyempatkan diri melakukan konsolidasi internal dengan menghadirkan seluruh pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Malang. Langkah ini menunjukkan upaya partai dalam memadukan kepedulian sosial dengan soliditas organisasi di tingkat akar rumput.

Didik Gatot Subroto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang yang akrab disapa Sam Didik, menegaskan bahwa aktivitas ini merupakan manifestasi nyata dari semangat gotong royong. "Bagi kami, bakti sosial bukan sekadar membagikan bantuan. Ini adalah ikhtiar untuk merawat kebersamaan dan memastikan bahwa semangat gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat," ujar Didik saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Abdul Qodir atau Adeng, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, memberikan dimensi ideologis pada kegiatan ini. Ia menilai pertalian cinta adalah ikatan batin yang tumbuh dari ketulusan dan dibuktikan melalui pengabdian, sejalan dengan ajaran Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. "Ideologi tidak cukup hanya diucapkan di mimbar, tetapi harus hidup dalam tindakan," kata Adeng.

Menurut Adeng, kehadiran Said Abdullah yang konsisten berbuat tulus menjadi cerminan kepemimpinan humanis. Ia menekankan bahwa ketika kaum Marhaen diperhatikan, anak yatim disantuni, dan sarana pendidikan dibangun, nilai perjuangan telah diterjemahkan menjadi pengabdian nyata. Pesan moral ini, lanjutnya, hendak disampaikan Buya Said kepada jajaran struktural di bawah agar kerja politik selalu berpihak pada wong cilik.

Analisis Redaksi

Dinamika politik lokal di Jawa Timur kerap kali menempatkan kegiatan sosial sebagai instrumen efektif untuk memperluas basis dukungan elektoral menjelang periode kampanye berikutnya. Kombinasi antara bantuan materiil berupa sembako dan investasi jangka panjang lewat pembangunan sekolah tahfidz memperlihatkan strategi dua arah: memenuhi kebutuhan mendesak warga sambil membangun citra positif berbasis religiusitas dan pendidikan. Hal ini wajar mengingat posisi strategis Said Abdullah sebagai figur senior di PDIP Jatim yang terus menjaga relevansi organisasinya.

Perlu dicermati apakah program serupa akan berlanjut secara sistematis atau bersifat insidental semata. Konsistensi kehadiran pemimpin daerah dalam acara-acara seperti ini sering kali dibaca publik sebagai sinyal kesiapan menghadapi kontestasi politik mendatang. Namun, dampak riil bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang sangat bergantung pada keberlanjutan proyek-proyek infrastruktur yang baru saja diletakkan batunya, bukan sekadar seremonial hari ini.

Meow! Tanya Nesi!
😸