Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

WhatsApp Putus Layanan 6 iPhone LAMA Mulai Oktober 2026: iOS 15.5 Jadi Batas Minimal

TeknologiFitriani NingsihFitriani NingsihSumber: CNN Teknologi
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

WhatsApp Putus Layanan 6 iPhone LAMA Mulai Oktober 2026: iOS 15.5 Jadi Batas Minimal
BAGIKAN:

Pemutusan layanan WhatsApp untuk perangkat lama mulai berlaku Oktober 2026, menargetkan iPhone yang menjalankan sistem operasi di bawah iOS 15.5. Kebijakan ini otomatis memaksa jutaan pengguna dengan unit keluaran 2020 ke bawah berhitung ulang anggaran mereka. Dampaknya segera terasa saat aplikasi pesan singkat paling populer itu menghentikan dukungan untuk sistem yang tidak lagi menerima pembaruan keamanan rutin.

Menurut persyaratan terbaru yang dirilis, aplikasi pesan singkat WhatsApp menghentikan layanannya untuk smartphone dengan sistem perangkat yang sudah terlalu lama, termasuk deretan iPhone lawas. Pembaruan terbaru ini menetapkan iOS 15.1 sebagai ambang batas sementara, namun angka itu akan segera berubah. Pada 30 November mendatang, iOS 15.1 juga sudah tidak bisa menggunakan aplikasi ini.

Hanya pengguna yang menjalankan iOS 15.5 atau yang lebih baru yang masih bisa menggunakan layanan pesan dan panggilan di platform tersebut. Bagi pemilik iPhone model iPhone 8, X, dan XR yang tertinggal di versi sistem sebelum 15.5, jalan satu-satunya adalah melakukan upgrade perangkat keras. Jika tidak, aplikasi akan mulai menampilkan pesan "WhatsApp no longer support older version of iOS" secara bertahap.

WhatsApp menjelaskan alasan di balik keputusan tegas ini melalui laman pusat bantuan resminya. "Kami menghentikan dukungan untuk perangkat dan sistem operasi lama secara berkelanjutan. Dengan menghentikan dukungan untuk sistem operasi lama, kami dapat mendukung sistem operasi yang lebih baru dan mengikuti perkembangan terbaru dalam teknologi dan keamanan," kata WhatsApp. Fokus utama kebijakan ini adalah menjamin keamanan, sebab perangkat lama yang tidak lagi menerima pembaruan dari produsen seperti Apple dan Google dinilai lebih rentan terhadap risiko keamanan.

Pengguna akan menerima pemberitahuan berulang kali untuk memperbarui perangkat agar dapat terus menggunakan WhatsApp. Jika diabaikan, gangguan akan bertahap: mulai dari tidak dapat mengirim atau menerima pesan, hingga sinkronasi chat bermasalah. Akhirnya, aplikasi akan lumpuh total. Ini bukan sekadar masalah fitur, tapi soal kelangsungan akses komunikasi utama bagi jutaan orang di Indonesia.

Analisis Redaksi

Kebijakan memutus layanan untuk sistem operasi lawas ini menegaskan bahwa keamanan siber kini menjadi prioritas mutlak di atas aksesibilitas universal. Dengan menghentikan dukungan untuk sistem yang tidak lagi bisa memperbarui enkripsi end-to-end, WhatsApp menutup celah bagi ancaman siber yang kerap menargetkan perangkat usang. Ini adalah langkah protektif, meskipun terasa berat bagi pengguna yang belum siap dengan biaya ganti perangkat.

Pelaku industri perlu mewaspadai lonjakan permintaan perangkat mid-range yang kompatibel dengan iOS 15.5 ke atas. Pasar ponsel baru di Indonesia akan terdorong tumbuh, terutama di segmen yang terjangkau. Namun, bagi segmen ekonomi lemah, ini bisa menjadi hambatan digital baru. Mereka yang masih bergantung pada iPhone lawas untuk bisnis kecil kini dihadapkan pada pilihan: bayar uang untuk upgrade, atau pindahkan operasi ke aplikasi lain yang lebih ringan. Tekanan ini mengubah dinamika pasar gadget secara signifikan.

Langkah berikutnya yang logis adalah kampanye kesadaran massal dari operator seluler maupun asosiasi konsumen untuk mengedukasi masyarakat tentang batas akhir dukungan. Tanpa edukasi, banyak pengguna yang baru menyadari kehilangan akses saat aplikasi sudah mati total. Pemerintah dan regulator juga bisa dipanggil untuk mengevaluasi dampak sosial digital dari kebijakan vendor global semacam ini, terutama bagi aksesibilitas komunikasi publik.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸