Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Pramono Dorong Transjakarta Perluas Bisnis ke Laut, Udara, hingga Skala Internasional

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Pramono Dorong Transjakarta Perluas Bisnis ke Laut, Udara, hingga Skala Internasional
BAGIKAN:

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka jalan bagi PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk menjamah sektor transportasi laut dan udara, sebuah lompatan bisnis yang tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan bentuk Badan Usaha Milik Daerah tersebut. Langkah ambisius ini bukan sekadar perubahan logo, melainkan restrukturisasi menyeluruh yang mengubah Transjakarta dari operator bus kota menjadi entitas transportasi terintegrasi dengan jangkauan nasional bahkan internasional, sebagaimana diutarakan Pramono dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta pada Kamis (1/10) siang.

"Ruang lingkup usaha PT Transportasi Jakarta juga diperluas untuk mendukung layanan transportasi yang lebih terintegrasi, mencakup layanan angkutan perairan dan udara, penyediaan dan pengelolaan sarana serta prasarana transportasi, hingga pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem pendukung layanan angkutan," ujar Pramono kepada para legislator. Ia menegaskan bahwa ekstensi bisnis ini mencakup sektor yang jauh melampaui armada bus cepat massal yang selama ini dikenal publik.

Untuk menopang ekspansi geografis dan sektoral tersebut, Pemprov DKI menyiapkan suntikan dana segar yang signifikan. Modal dasar Transjakarta direncanakan dinaikkan drastis dari Rp5,225 triliun menjadi Rp13,4 triliun. Angka ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membesarkan kapal induk transportasi ibu kota agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Dana ini tidak hanya untuk membeli kendaraan, tetapi juga untuk membangun sistem pendukung dan infrastruktur digital.

Layaknya stasiun televisi raksasa yang mendiversifikasi ke streaming, Transjakarta kini diberi ruang untuk merambah usaha pendukung seperti pendidikan, pelatihan, sertifikasi, jasa konsultansi, bantuan teknis, serta layanan berbasis teknologi informasi dan digital. Kombinasi ini menciptakan ekosistem mandiri di mana Transjakarta tidak hanya mengoperasikan angkutan, tetapi juga mendidik SDM dan menyediakan solusi teknis. Skema BUMD yang baru ini dirancang untuk menghasilkan nilai tambah di luar pendapatan tiket, menjadikan perusahaan lebih sustainable secara finansial.

Visi Pramono tidak berhenti di batas provinsi. Wilayah usaha Transjakarta diperluas hingga skala nasional dan internasional. "Sejalan dengan itu, wilayah usaha PT Transportasi Jakarta diperluas hingga skala nasional dan internasional guna membuka peluang replikasi pengalaman dan sistem transportasi yang telah dibangun di Jakarta," tutur Pramono. Targetnya jelas: jadikan sistem yang berhasil di Jakarta sebagai produk ekspor jasa transportasi ke kota-kota lain di Indonesia maupun dunia. Ini adalah ambisi transformasi dari lokal ke global.

Analisis Redaksi

Lompatan ini menandai era baru bagi birokrasi transportasi Indonesia, di mana satu entitas daerah diharapkan memegang kendali atas moda transportasi yang begitu berbeda, dari bus kota hingga kapal dan pesawat. Tantangan utamanya adalah kompetensi manajerial; mengelola logistik udara dan maritim memerlukan standar keamanan dan regulasi yang jauh lebih ketat dibanding operasi darat. Jika modal Rp13,4 triliun ini tidak dikelola dengan tata kelola korporat yang ketat, ada risiko ineffisiensi akibat birokrasi yang tidak sesuai dengan sektor bisnis baru tersebut.

Pemikiran untuk mereplikasi model Jakarta ke skala internasional adalah langkah berani, namun memerlukan basis data dan teknologi yang sudah teruji keandalannya. Publik harus mewaspadai apakah ada studi kelayakan mendalam di balik rencana ini atau sekadar wacana politik yang terbungkus dalam agenda bisnis. Keberhasilan atau kegagalan eksekusi rencana ini akan menjadi tolok ukur nyata komitmen reformasi transportasi di Indonesia. Kita tidak bisa menilai niat baik tanpa melihat hasil operasionalnya di lapangan dalam dua tahun mendatang.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ