⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Prabowo Lantik Komjen Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri, Gantikan Dedi Prasetyo

HukumBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Prabowo Lantik Komjen Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri, Gantikan Dedi Prasetyo
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komisaris Jenderal Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri), menggantikan Komjen Dedi Prasetyo yang digeser ke pos sipil. Pelantikan ini berlangsung bersamaan dengan pengukuhan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru, menandai perombakan besar di pucuk pimpinan Polri.

Pergantian ini bukan sekadar rotasi rutin. Wahyu sebelumnya memegang posisi krusial sebagai Asisten Utama Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri. Ia memahami betul dapur anggaran dan perencanaan strategis kepolisian. Sementara itu, Dedi Prasetyo ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Reforma Agraria Nasional.

Rekam jejak Wahyu menunjukkan pola penugasan yang padat di wilayah rawan konflik sosial. Alumnus Akpol 1992 ini malang melintang menjabat di sejumlah posisi strategis di tubuh Polri. Ia pernah mengomandoi Polres Bekasi dan Polres Metro Jakarta Selatan, dua wilayah penyangga ibu kota dengan dinamika keamanan yang kompleks.

Karier reserse menjadi tulang punggung perjalanan dinasnya. Wahyu pernah menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya. Pada 2020, ia dipercaya menjabat sebagai Wabareskrim Polri sekaligus naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal. Lalu pada 2011, ia ditunjuk sebagai Asrena Kapolri.

Pergantian komando ini membawa implikasi langsung bagi publik. Sosok yang menguasai bidang perencanaan anggaran seperti Wahyu akan menentukan arah belanja institusi kepolisian ke depan. Prioritas program keamanan masyarakat sangat bergantung pada bagaimana alokasi sumber daya dirancang oleh pimpinan baru tersebut.

Analisis Redaksi

Penunjukan seorang perwira dengan latar belakang perencanaan anggaran sebagai orang nomor dua di Polri memberikan sinyal kuat terkait arah kebijakan internal. Presiden Prabowo Subianto tampaknya menginginkan efisiensi birokrasi yang lebih ketat di tubuh kepolisian. Pengalaman Wahyu sebagai Astamarena menjadikannya figur tepat untuk mengeksekusi rasionalisasi anggaran yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.

Sementara itu, perpindahan Komjen Dedi Prasetyo ke Badan Reforma Agraria Nasional patut dicermati secara kritis. Penempatan jenderal polisi aktif atau purnawirawan di lembaga sipil sering kali memunculkan perdebatan soal batas profesionalisme institusi. Langkah ini bisa dibaca sebagai upaya pemerintah memperluas jangkauan pengawasan keamanan hingga ke sektor pertanahan yang rawan konflik horizontal.

Duet kepemimpinan baru antara Komjen Suyudi Ario Seto dan Komjen Wahyu Hadiningrat akan langsung diuji oleh realitas lapangan. Publik perlu mengawasi apakah formasi ini mampu menerjemahkan rencana strategis menjadi penurunan angka kriminalitas yang nyata. Konsolidasi internal harus segera tuntas agar fokus utama kepolisian tidak terpecah oleh dinamika pergantian jabatan.

Meow! Tanya Nesi!
😸