Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kebakaran Trans Home Sleman Tewaskan Dua Karyawan, Seratus Motor Hangus Dilalap Api

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Kebakaran Trans Home Sleman Tewaskan Dua Karyawan, Seratus Motor Hangus Dilalap Api
BAGIKAN:

Dua karyawan perempuan tewas dan seratus unit kendaraan bermotor hangus terbakar dalam kebakaran besar yang melanda supermarket bahan bangunan dan elektronik modern Trans Home di Berbah, Sleman, DIY, pada Kamis (1/10). Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman Dhedi Prasetya mengonfirmasi kedua korban dievakuasi dari lantai tiga bangunan setelah proses pemadaman intensif, sementara Kapolsek Berbah AKP Fitrianto Heri Nugroho memastikan jasad keduanya telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk identifikasi lebih lanjut.

Proses evakuasi mengungkap posisi kedua korban yang ditemukan berdekatan di sekitar area tangga lantai tiga dengan kondisi henti napas dan henti nadi saat petugas menjangkau lokasi. Dhedi menyatakan temuan ini terjadi pasca-pemadaman di lantai atas bangunan tiga lantai tersebut, menandakan kemungkinan jalur pelarian yang terhambat oleh kepulan asap tebal atau struktur bangunan yang kompleks saat api mulai membesar siang hari.

Kobaran api dilaporkan pertama kali muncul sekitar pukul 12.00 WIB dari arah selatan atau sisi belakang bangunan yang memiliki struktur tiga lantai plus satu basement. Hingga pukul 17.37 WIB, penanganan darurat masih berlangsung dengan mengerahkan sekitar 20 unit kendaraan pemadam kebakaran dari berbagai wilayah termasuk Bantul, Kulon Progo, Klaten, dan Magelang sebagai bentuk respons lintas kabupaten terhadap skala bencana yang melampaui kapasitas lokal.

Petugas gabungan dari BPBD, Kepolisian, dan Dinas Sosial kini memfokuskan pemeriksaan pada area gudang di basement yang menyimpan material cair berbahan dasar zat kimia sebagai potensi sumber bahaya tambahan. Keberadaan zat kimia ini menuntut protokol keselamatan khusus selama operasi pendinginan dan penyelidikan penyebab kebakaran, mengingat risiko reaksi kimia yang bisa memicu ledakan sekunder atau pelepasan uap beracun bagi tim penyelamat maupun warga sekitar.

Kerugian materiil diperkirakan sangat signifikan mengingat seratus kendaraan bermotor di area parkir ikut dilalap si jago merah selain kerusakan total pada bangunan utama dan isi supermarket. AKP Fitrianto Heri Nugroho belum dapat memberikan estimasi nilai kerugian finansial secara rinci, namun dampak ekonomi langsung terasa bagi pemilik kendaraan yang kehilangan aset mobilitasnya serta manajemen Trans Home yang menghadapi gangguan operasional berat di tengah proses investigasi kepolisian yang sedang berjalan.

Analisis Redaksi

Insiden ini menyoroti urgensi evaluasi sistem proteksi kebakaran di bangunan komersial bertingkat yang menyimpan material berisiko tinggi seperti zat kimia di area basement. Posisi korban yang ditemukan berdekatan di dekat tangga mengindikasikan perlunya peninjauan ulang terhadap rancangan jalur evakuasi dan kesiapan sistem peringatan dini, terutama ketika titik awal api berada di sisi belakang bangunan yang mungkin jauh dari akses keluar utama sehingga menghambat respons cepat personel di dalam gedung.

Keberadaan material cair berbahan dasar zat kimia di basement menjadi variabel kritis yang harus diurai secara transparan dalam penyelidikan penyebab kebakaran. Publik berhak mengetahui apakah penyimpanan bahan tersebut telah memenuhi standar keselamatan gudang bahan berbahaya dan mudah meledak, serta apakah prosedur mitigasi risiko sudah diterapkan secara konsisten sebelum insiden terjadi, karena kelalaian dalam pengelolaan material semacam ini berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum pidana maupun perdata bagi pengelola bangunan.

Respons lintas kabupaten dengan pengerahan bantuan dari Bantul, Kulon Progo, Klaten, dan Magelang menunjukkan soliditas penanganan darurat namun sekaligus mengungkapkan keterbatasan kapasitas pemadaman tingkat lokal menghadapi bencana skala besar. Ke depan, penguatan infrastruktur pemadam kebakaran regional dan pelatihan khusus untuk insiden melibatkan bahan kimia menjadi langkah logis yang perlu didorong agar keselamatan publik tidak lagi bergantung pada mobilisasi bantuan dadakan yang memakan waktu krusial dalam situasi genting.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸