Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah Melonjak 95 Persen, Kolaborasi MMFW 2026 Jadi Katalis

Ekonomi & Pasar
Hendra GunawanHendra Gunawan
Sumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah Melonjak 95 Persen, Kolaborasi MMFW 2026 Jadi Katalis
BAGIKAN:

Penggunaan Syariah Card milik Bank Mega Syariah mencatat lonjakan tajam sebesar 95 persen sepanjang Januari hingga Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan dua digit ini berbarengan dengan kenaikan sales volume kartu kredit syariah tersebut yang melesat 74 persen secara year-on-year (yoy), menandakan pergeseran pola konsumsi masyarakat menuju instrumen keuangan berbasis syariah untuk kebutuhan harian.

Angka itu bukan sekadar statistik di atas kertas. Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji (Oney) menegaskan bahwa pertumbuhan Syariah Card menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk keuangan syariah harian. "Melalui kolaborasi dengan METRO Modest Fashion Week, kami hadir memberikan pengalaman transaksi yang mudah, sekaligus mendukung industri kreatif nasional via brand lokal dan memperkuat ekosistem keuangan syariah di sektor fashion," ujar Oney dalam keterangan tertulis pada Selasa (29/9).

Dorongan utama dari lonjakan tersebut salah satunya berasal dari posisi Bank Mega Syariah sebagai Official Bank Partner METRO Modest Fashion Week (MMFW) 2026. Dampak kemitraan ini langsung terbaca pada data internal bank. Sales volume transaksi Syariah Card di gerai METRO naik 25 persen yoy, sementara frekuensi transaksinya tumbuh 10 persen yoy. Capaian ini membuktikan bahwa instrumen pembayaran syariah mampu bersaing ketat di kategori lifestyle yang selama ini didominasi bank konvensional.

Rangkaian pembuka MMFW 2026 sendiri telah bergulir sejak 25 September dan akan berlangsung hingga 11 Oktober 2026 di Atrium The Park Solo. Tahun ini ajang tersebut mengusung tema "Bloom in Modesty", sebuah narasi yang menggambarkan perkembangan modest fashion sebagai ruang bagi perempuan untuk mengekspresikan gaya yang anggun, modern, dan autentik. Sebagai kota pembuka, Solo menyajikan ragam koleksi pilihan METRO lewat peragaan busana, mini talkshow, dan pameran gaya hidup. Puncak acaranya berupa fashion show dijadwalkan pada Sabtu (3/10) mendatang dengan menggandeng desainer BIA by Zaskia Mecca, Vivi Zubedi, Hikmat, dan Intresse.

Bagi publik, kehadiran Bank Mega Syariah di ajang ini membawa keuntungan langsung. Pengunjung dapat menikmati diskon hingga 50 persen serta tambahan potongan harga 15 persen khusus bagi pengguna Syariah Card selama acara berlangsung. "Kolaborasi ini tidak hanya memberikan benefit dalam bertransaksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kami membangun hubungan yang lebih kuat dengan nasabah melalui berbagai kebutuhan dan aktivitas lifestyle mereka," tambah Oney. Di luar transaksi belanja, pengunjung juga bisa mampir ke booth Bank Mega Syariah untuk menggali informasi produk dan layanan perbankan lainnya.

Langkah Bank Mega Syariah masuk ke arena mode bukan tanpa perhitungan matang. Melalui kolaborasi dengan METRO, lembaga ini berharap dapat terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan syariah sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ekosistem modest fashion di Indonesia. Strategi jemput bola ke pusat keramaian gaya hidup ini memotong jarak psikologis antara produk bank syariah dan konsumen muda urban.

Analisis Redaksi

Pertumbuhan penggunaan 95 persen dan sales volume 74 persen dalam delapan bulan pertama 2026 merupakan sinyal kuat bahwa kartu kredit syariah sudah keluar dari ceruk pasar eksklusif keagamaan. Ketika angka-angka ini ditaruh berdampingan dengan kenaikan transaksi spesifik di METRO—sales volume naik 25 persen yoy dan frekuensi naik 10 persen yoy—terlihat jelas bahwa insentif berupa diskon tambahan 15 persen berhasil mengubah perilaku gesek kartu nasabah. Konsumen tidak lagi memandang produk syariah sekadar alternatif karena prinsip agama, melainkan pilihan rasional yang menawarkan nilai ekonomi nyata saat berbelanja.

Yang patut diwaspadai oleh manajemen Bank Mega Syariah adalah keberlanjutan tren ini setelah rangkaian MMFW 2026 berakhir pada 11 Oktober nanti. Lonjakan yang dipicu event berskala besar kerap kali bersifat musiman. Tantangan sesungguhnya terletak pada kemampuan bank mempertahankan tingkat aktivitas nasabah ketika promo diskon hingga 50 persen dicabut. Jika strategi engagement yang disebutkan Oney hanya bertumpu pada momentum pameran, grafik pertumbuhan berisiko melandai drastis di kuartal keempat.

Secara logis, langkah selanjutnya yang harus diambil Bank Mega Syariah adalah mereplikasi model kolaborasi serupa ke sektor lifestyle lain yang menyasar demografi setara. Menggandeng brand lokal seperti BIA by Zaskia Mecca, Vivi Zubedi, Hikmat, dan Intresse dalam satu panggung menunjukkan arah yang tepat: menyatu dengan rantai pasok industri kreatif. Apabila bank ini mampu mengikat merchant-merchant modest fashion ke dalam program cicilan atau cashback permanen di luar jadwal pameran, dominasi mereka di segmen keuangan syariah gaya hidup akan jauh lebih sulit digoyahkan kompetitor.

Meow! Tanya Nesi!
😸