Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Paripurna HJKB ke-216 Bandung Selesai, Sekda DPRD Apresiasi Pengamanan Terpadu

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Paripurna HJKB ke-216 Bandung Selesai, Sekda DPRD Apresiasi Pengamanan Terpadu
BAGIKAN:

Secretariat DPRD Kota Bandung secara resmi menyelesaikan sidang paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216 pada Jumat, 25 September. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menandai puncak rangkaian acara tahunan yang melibatkan unsur legislatif dan eksekutif. Seluruh agenda berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan berarti, sehingga rangkaian peringatan ini dapat ditutup dengan tuntas.

Persiapan teknis dan keamanan untuk acara ini dilakukan secara ketat sesuai arahan pimpinan. Yasa Hanafiah, Sekretaris DPRD Kota Bandung, menegaskan bahwa seluruh aspek pendukung telah dikawal dengan serius. Koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam kelancaran acara ini. Tidak hanya aspek logistik, namun juga aspek keamanan yang menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan agenda paripurna.

Untuk menjamin kelancaran, pengamanan melibatkan beberapa lembaga penegak hukum dan keamanan secara simultan. Unsur Polri, TNI, Satpol PP, serta Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD Kota Bandung hadir di lokasi. Kolaborasi ini memastikan bahwa pergerakan delegasi dan peserta tetap dalam kendali. Sistem ini terbukti efektif dalam mencegah potensi gangguan selama prosesi berlangsung.

Kehadiran pejabat tinggi tingkat provinsi turut mewarnai acara tersebut. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, hadir mewakili Gubernur Dedi Mulyadi. Kehadirannya menandakan bahwa peringatan HJKB tidak hanya berskala kota, namun juga menjadi momen silaturahmi antar kepala daerah se-Jawa Barat. Sinergi antara kota dan provinsi ini terlihat jelas dalam prosesi paripurna tersebut.

Menutup rangkaian acara, Yasa Hanafiah menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang terdampak aktivitas sekitar gedung. Ia mengakui bahwa keramaian dan pengamanan dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan kegiatan masyarakat di sekitar Gedung DPRD Kota Bandung. "Sebagai Sekretaris DPRD, saya juga mohon maaf jika ada masyarakat yang terganggu aktivitasnya di sekitar Gedung DPRD," ujar Yasa. Pernyataan ini menunjukkan kepekaan lembaga terhadap dampak eksternal dari kegiatan publik.

Analisis Redaksi

Peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke-216 kali ini menunjukkan bahwa meskipun bersifat ritual tahunan, standar operasionalnya tetap tinggi. Keterlibatan TNI dan Polri secara langsung mengindikasikan bahwa protokol keamanan acara kenegaraan daerah kini semakin ketat. Ini adalah respons wajar terhadap dinamika keamanan nasional yang menuntut kesiapsiagaan lebih tinggi dari aparatur daerah.

Dimensi politiknya terlihat dari kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat. Kehadiran Erwan Setiawan mewakili Dedi Mulyadi menegaskan ikatan kuat antara pemerintah provinsi dan kota. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung penting untuk menunjukkan keharmonisan politik di level birokrasi Jawa Barat. Publik sebaiknya melihat ini sebagai bagian dari konsolidasi politik daerah menjelang berbagai agenda kebijakan berikutnya.

Permintaan maaf dari Sekda DPRD kepada masyarakat adalah sinyal positif secara etika birokrasi. Hal ini menunjukkan bahwa institusi legislatif menyadari adanya trade-off antara kepentingan publik (perayaan kota) dan hak warga (kebebasan beraktivitas). Langkah selanjutnya, masyarakat dapat mengadukan keluh kesah terkait dampak lalu lintas melalui saluran resminya jika masih ada residu masalah pasca-acara. Keterbukaan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga wakil rakyat.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸