Dilarang Makan Sayap Pedas Saat Promosi 'Verity', Anne Hathaway Jelaskan Alasan Medis

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Sumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Dilarang Makan Sayap Pedas Saat Promosi 'Verity', Anne Hathaway Jelaskan Alasan Medis
BAGIKAN:

Anne Hathaway menerima larangan medis spesifik dari dokter pribadinya untuk menghindari penyajian sayap ayam pedas dalam acara *Hot Ones*. Larangan ini berlaku karena sang aktris peraih piala Oscar sedang mengandung anak ketiga dan berisiko mengalami persalinan prematur. Fakta tersebut diungkap dalam wawancara di program *Talk of the Towns*.

Menurut laporan Entertainment Weekly pada Senin (28/9), keputusan dokter itu sekaligus menggagalkan rencana promosi film *Verity* yang seharusnya unik. Hathaway merasa tantangan makan pedas sesuai dengan alur cerita film, namun kondisi kehamilannya memaksa ia mengubah rencana tersebut secara mendadak.

"Saya pikir saya akan bisa mengambil tantangan *Hot Ones* untuk promosi film ini karena itu terasa masuk akal," kata Hathaway. "Namun kemudian saya hamil, dan dokter saya melarangnya karena saya bisa saja mengalami persalinan dini." Komentar ini menegaskan prioritas kesehatan ibu dan janin di atas kebutuhan pemasaran.

Latar belakang larangan ini berkaitan erat dengan konten film *Verity*, adaptasi novel Colleen Hoover. Di layar lebar, karakter Verity Crawford menjalani tur media yang menyertakan adegan makan pedas bersama Sean Evans. Sutradara Michael Showalter menilai kehadiran figur media papan atas seperti Gayle King dan Alex Cooper krusial untuk menggambarkan popularitas karakter utama.

Saat syuting adegan tersebut, Hathaway mengaku hanya memakan tiga sayap ayam asli sebelum diganti dengan tiruan. Ia menyatakan, "Kita kan tentu tidak ingin ciuman pertama dalam hidup Anda terjadi sebagai ciuman di layar lebar," membandingkan pengalaman fisik nyata dengan peran akting. Penulis novel Colleen Hoover mengapresiasi konsep tersebut, meski ia sendiri enggan tampil di *Hot Ones* karena kurang nyaman dengan sorotan media.

Film *Verity* dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 September. Antusiasme publik terhadap film ini terlihat dari strategi promosi yang mencoba mereplikasi adegan nyata dalam film ke dunia nyata, meskipun ada hambatan kesehatan bagi pemeran utamanya.

Analisis Redaksi

Larangan medis ini menunjukkan batasan ketat antara promosi film dan kesehatan fisik sang aktor. Meskipun *Hot Ones* menjadi elemen promosi yang kuat karena mengacu pada adegan di dalam film, risiko kesehatan seperti persalinan prematur tidak bisa diabaikan. Langkah dokter pribadi yang proaktif melindungi karier jangka panjang Hathaway.

Dampak dari perubahan ini terlihat pada strategi promosi yang harus lebih fokus pada aspek lain dari film, seperti wawancara psikologis atau diskusi tema novel Colleen Hoover. Insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya perencanaan konten promosi yang mempertimbangkan variabel tak terduga seperti kehamilan, terutama dalam kampanye film besar.

Kemungkinan langkah selanjutnya adalah penguatan promosi melalui platform digital lainnya yang tidak melibatkan risiko fisik. Kehadiran sutradara dan penulis novel dalam wawancara dapat menggantikan slot *Hot Ones* untuk menjaga momentum. Bagi penonton, fokus akan beralih dari gurihnya sayap ayam ke kedalaman karakter Verity Crawford yang dimainkan Hathaway.

Meow! Tanya Nesi!
😸