Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Bareskrim Bekuk 5 Kurir WN Malaysia dan Laboratorium Pod Vape Etomidate di Jakarta

KriminalBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Bareskrim Bekuk 5 Kurir WN Malaysia dan Laboratorium Pod Vape Etomidate di Jakarta
BAGIKAN:

Lima warga negara Malaysia digelandang ke penjara oleh Bareskrim Polri setelah ketahuan menyelundupkan 5 kilogram etomidate ke Indonesia tersembunyi di dalam sepatu. Penangkapan ini dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta, mengungkap jaringan narkotika internasional yang terorganisasi rapi. Kasus ini menjadi sorotan karena penggunaan bahan precursor tersebut dimodifikasi untuk masuk ke dalam pod vape.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Irjen Eko Hadi Santoso, menyatakan kelima tersangka berperan sebagai kurir. Mereka adalah Mohamad Zulhusni (49), Nur Aisyah (25), Emmanuel (24), Prince Alvin Robin (22), dan Muhammad Adam (21). Kelimanya tiba di Jakarta dari Kuala Lumpur dengan penerbangan AirAsia QZ201 pada Jumat (25/9) sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas Bea dan Cukai Kantor Pelayanan Utama Tipe C Soekarno-Hetta mengamankan mereka karena kecurigaan terhadap barang bawaan.

Hasil pemeriksaan menemukan sepuluh bungkus serbuk tersembunyi di bagian insole sepatu masing-masing tersangka. Setiap bungkus beratnya sekitar 500 gram, sehingga total barang bukti mencapai 5 kilogram bruto. Menurut Eko, para tersangka mengaku diarahkan oleh seorang perempuan yang disebut 'Madam'. Setibanya di Indonesia, komunikasi dilakukan melalui Telegram. Mereka mengumpulkan semua sepatu berisi narkotika ke dalam satu koper merah.

Kopernya kemudian diserahkan kepada seorang pria berinisial Wu Song di lobby sebuah hotel di Harmoni, Jakarta. Penangkapan berlanjut hingga ke Wu Song (36), pria asal Bandung yang juga membawa kunci apartemen. Di Apartemen Mediterania Marina Residence, petugas menemukan laboratorium clandestine. Barang bukti sangat lengkap: 16 jerigen 5 liter cairan perasa berwarna putih, 21 ribu pods vape kosong, 15 ribu silicon caps, 800 pipet, dan ribuan pods siap pakai bertuliskan Cantaloupe, Lychee, dan lain-lain.

Wu Song mengaku berada di Indonesia sejak 19 September 2026 dan menerima perintah lewat grup 'SIGNAL' untuk mencatat stok. Pada 25 September 2026, ia diinstruksikan mengambil barang dari hotel. Puncak penyelidikan terjadi pada Minggu (27/9), saat hasil uji laboratorium forensik Bareskrim resmi menyatakan barang bukti tersebut positif etomidate. Jaringan ini menunjukkan modus operandi baru yang menggenyotkan sediaan obat bius ke dalam perangkat vaping.

Analisis Redaksi

Operasi ini mengungkap celah pengawasan di mana narkotika berkedok teknologi vaping menjadi vektor baru masuknya zat berbahaya ke dalam negeri. Penggunaan etomidate, yang secara medis dikenal sebagai agen anestetik, menunjukkan kreativitas sindikat dalam mengaburkan karakter zat haram. Skema logistik yang terfragmentasi, dari kurir udara, penghubung lokal, hingga gudah produksi, memperlihatkan struktur mafia narkotika yang adaptif.

Apa yang perlu diwaspadai dari temuan ini adalah potensi penyebaran luas pods modifikasi tersebut ke pasar gelap dalam negeri jika tidak segera dipotong. Keterlibatan warga asing dan aktor lokal dalam rantai distribusi menuntut kesiapan lembaga dalam meretas sel jaringan. Langkah selanjutnya secara logis, pihak berwenang perlu mengejar sumber dana dan aktor intelektual 'Madam' serta memantau pergerakan kelompok yang menggunakan aplikasi enkripsi khusus. Ini bukan sekadar penangkapan kurir, melainkan upaya membongkar pabrik narkotika digital.

BERITA TERKAIT (Kriminal)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ