Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Telur Mentah Ditemukan dalam Menu MBG di Ungaran, SPPG Evaluasi Dapur dan Lapor BGN

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Telur Mentah Ditemukan dalam Menu MBG di Ungaran, SPPG Evaluasi Dapur dan Lapor BGN
BAGIKAN:

Siswa penerima program makan bergizi gratis (MBG) di salah satu sekolah wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, mendapati telur mentah menetes ke dalam ompreng saat jam makan pada Jumat (18/9). Insiden yang terekam video dan viral di media sosial ini langsung direspons Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) setempat dengan permintaan maaf serta evaluasi internal terhadap dapur penyedia.

Rekaman video memperlihatkan kondisi telur lauk MBG yang baru dikupas sebagian cangkangnya. Isinya ternyata masih mentah hingga cairan telur menetes ke dalam ompreng. Perekam video kemudian mengarahkan kamera pada sajian irisan kentang berwarna cokelat tua dan berbintik hitam. Tampilan kentang tersebut kontras dengan irisan lain di sebelahnya yang berwarna cokelat muda.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Semarang, Muhammad Romi Dian Sukma, menyampaikan permohonan maaf secara tertulis melalui pesan WhatsApp kepada detikJateng pada Minggu (20/9). "Saya Sukma Korwil Kabupaten Semarang. Pertama-tama saya memohon maaf atas kejadian yang terjadi seperti yang diberitakan," kata Sukma. Ia memastikan pelaporan kepada pimpinan sudah dilakukan dan SPPG terkait telah dievaluasi.

Ketua Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Tengah, Reza Mahendra, memberikan konfirmasi terpisah pada Senin (21/9). Reza menjelaskan menu bermasalah itu disajikan oleh SPPG Semarang Ungaran Barat 4. Menurutnya, insiden telur tidak matang hanya terjadi pada satu porsi dari total 2.463 penerima manfaat hari itu. Seluruh temuan ini telah dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional.

Berdasarkan laporan tersebut, BGN mengeluarkan rekomendasi agar pihak SPPG meminta maaf langsung kepada sekolah bersangkutan. Langkah evaluasi juga diarahkan supaya menu telur ke depan dapat dikupas cangkangnya sebelum didistribusikan kepada siswa. Sukma berharap kejadian serupa tidak terulang dan menyarankan penerima manfaat menyampaikan kritik langsung kepada dapur MBG.

"Semoga kejadian seperti yang diberitakan tidak terulang kembali. Kami sangat menerima kritik dan saran dari penerima manfaat namun besar harapan kami agar saran dan kritik bisa langsung disampaikan kepada pihak SPPG," urai Sukma menegaskan pentingnya jalur komunikasi yang lebih responsif di tingkat lapangan.

Analisis Redaksi

Insiden telur mentah di Ungaran ini menguji ketahanan sistem distribusi massal program MBG. Angka satu ompreng dari 2.463 porsi memang terlihat kecil secara statistik. Namun bagi anak yang menerima ompreng tersebut, kegagalan standar kelayakan makanan adalah masalah nyata yang berdampak langsung pada kesehatan pencernaan mereka. Program berskala nasional tidak boleh berlindung di balik rasio persentase ketika menyangkut keamanan pangan anak sekolah.

Respons cepat SPPG dan BGN patut dicatat sebagai langkah mitigasi awal yang tepat. Rekomendasi pengupasan cangkang telur sebelum distribusi menunjukkan adanya celah dalam prosedur kontrol kualitas akhir di dapur-dapur mitra. Jika pengawasan visual sederhana saja terlewat, publik berhak mempertanyakan apakah standar kebersihan bahan baku lain, seperti kentang berbintik hitam dalam video tersebut, juga luput dari pemeriksaan.

Langkah logis selanjutnya menuntut audit menyeluruh terhadap seluruh dapur SPPG di wilayah Kabupaten Semarang, bukan sekadar evaluasi unit Ungaran Barat 4. Jalur pengaduan langsung yang disarankan Sukma harus dibangun secara konkret di setiap sekolah penerima manfaat. Tanpa mekanisme komplain yang mudah diakses siswa dan guru, temuan serupa akan terus bergantung pada keberuntungan viral di media sosial.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸