Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Uji Coba Jalan Kretek-Girijati: 23 Kelok Pansela Buka Akses Ekonomi Baru DIY

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNBC Indonesia
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Uji Coba Jalan Kretek-Girijati: 23 Kelok Pansela Buka Akses Ekonomi Baru DIY
BAGIKAN:

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai uji coba open traffic ruas Jalan Baru Kretek-Girijati selama tujuh hari, terhitung sejak 14 hingga 20 September 2026. Langkah ini menandai rampungnya infrastruktur penghubung vital antara Kabupaten Bantul dan Gunungkidul yang menjadi bagian integral dari pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Pantai Selatan (Pansela) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ruas jalan sepanjang 5 kilometer tersebut secara teknis telah selesai dibangun pada 28 Agustus 2026 lalu. Dikenal dengan sebutan Jalur Kelok 23 karena memiliki dua puluh tiga tikungan tajam, proyek ini dikerjakan langsung oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY. Kehadirannya bukan sekadar penambahan aspal, melainkan upaya strategis memecah kemacetan kronis di jalur utara.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Pansela adalah instrumen pemerintah untuk meningkatkan konektivitas sekaligus membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Pulau Jawa. Ia menilai jalur ini memiliki potensi wisata yang sangat menarik karena melintasi kawasan pantai selatan, selain berfungsi sebagai alternatif perjalanan yang efektif.

"Jalur Pantai Selatan dapat menjadi alternatif perjalanan bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi kepadatan di jalur utara dan Tol Trans Jawa, jalur ini juga memiliki potensi wisata yang sangat menarik karena melewati kawasan pantai selatan Pulau Jawa," kata Dody dalam pernyataannya. Klaim ini didukung oleh fakta geografis jalur yang menawarkan pemandangan pesisir yang belum terekspos maksimal sebelumnya.

Masa uji coba ini menjadi fase krusial untuk mengevaluasi kesiapan ruas jalan sebelum dibuka permanen. Otoritas membatasi jenis kendaraan yang melintas hanya roda empat (R4) dengan jam operasional terbatas pukul 06.00-18.00 WIB. Pembatasan ini diperlukan lantaran masih adanya pekerjaan lanjutan pada Paket Lot 17A Kretek-Girijati sepanjang 980 meter di bagian akhir ruas.

Sejalan dengan Sasaran Utama PU608, Kementerian PU berkomitmen menyelesaikan infrastruktur andal guna mendukung kesejahteraan masyarakat. Dampak jangka panjangnya diharapkan mampu mendistribusikan arus wisatawan dan barang lebih merata, sehingga tidak lagi bertumpu pada koridor utara yang sudah jenuh kapasitasnya.

Analisis Redaksi

Pembukaan Jalur Kelok 23 ini bukan sekadar solusi rekayasa lalu lintas, melainkan manuver ekonomi spasial. Dengan memangkas waktu tempuh antara Bantul dan Gunungkidul, biaya logistik untuk sektor pariwisata dan perikanan di pesisir selatan akan turun signifikan. Ini menciptakan efisiensi pasar yang selama ini terhambat oleh kondisi jalan lama yang berkelok-kelok dan sempit.

Namun, pembatasan jam operasional hingga pukul 18.00 WIB menunjukkan bahwa keselamatan masih menjadi prioritas utama dibanding kecepatan akses penuh. Pemerintah perlu waspada terhadap euforia pembukaan jalan yang mungkin memicu pelanggaran batas kecepatan di tikungan tajam. Evaluasi tujuh hari ke depan harus benar-benar objektif melihat respons pengemudi terhadap kontur jalan yang unik ini.

Keberhasilan uji coba ini akan menentukan kapan masyarakat umum bisa memanfaatkan jalur tersebut tanpa restriksi. Jika data lalu lintas selama seminggu ini stabil, maka pembangunan infrastruktur di DIY akan mencatatkan tonggak baru dalam pemerataan pembangunan, menggeser sentra ekonomi dari utara ke selatan secara lebih berimbang.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ