Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

BMKG: Musim Hujan Mulai Oktober 2026, Waspadai Dampak El Nino Hingga Awal 2027

TeknologiReza AdityaReza AdityaSumber: CNN Teknologi
Reza Aditya
Reza Aditya
Pakar Teknologi

Reviewer gadget independen dengan perspektif teknis yang mendalam.

BMKG: Musim Hujan Mulai Oktober 2026, Waspadai Dampak El Nino Hingga Awal 2027
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan mulai mengguyur Indonesia pada Oktober 2026 setelah puncak kemarau berakhir.
  • Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyatakan transisi ini terjadi secara bertahap, dimulai dari wilayah barat sebelum menyebar ke area lain seperti Pulau Jawa pada November.
  • Puncak musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Oktober di sebagian besar wilayah Tanah Air.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan mulai mengguyur Indonesia pada Oktober 2026 setelah puncak kemarau berakhir. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyatakan transisi ini terjadi secara bertahap, dimulai dari wilayah barat sebelum menyebar ke area lain seperti Pulau Jawa pada November.

Puncak musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Oktober di sebagian besar wilayah Tanah Air. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa durasi kemarau tahun ini bervariasi antara tiga hingga tujuh bulan, tergantung lokasi geografis masing-masing daerah. Kondisi kering ini dipicu oleh fenomena El Nino kategori sangat kuat yang masih aktif.

Ardhasena menjelaskan bahwa peta prakiraan iklim menunjukkan indikator warna kuning pada Oktober dan November. Warna tersebut menandakan curah hujan mulai kembali normal meskipun di beberapa tempat, seperti Pulau Jawa pada November, intensitasnya masih di bawah rata-rata. Namun, kedatangan air hujan sudah terlihat jelas memasuki wilayah tersebut.

Meski El Nino diprediksi bertahan hingga awal 2027 dengan puncak pada Desember 2026, dampaknya terhadap musim hujan tidak serta merta sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Ardhasena menekankan bahwa pengaruh fenomena ini sangat bergantung pada kondisi panas laut di sekitar Indonesia. Setiap kejadian El Nino memiliki karakteristik unik sehingga dampak yang ditimbulkan pun berbeda-beda.

Saat ini, pasokan uap air untuk pembentukan awan hujan masih terbatas akibat suplai kelembapan yang berkurang. Pada periode Dasarian III September hingga Dasarian II Oktober 2026, curah hujan diprakirakan berada di kategori rendah hingga menengah, yakni 0-150 mm per dasarian. BMKG mencatat 437 Zona Musim atau mencakup 48,77 persen luas daratan Indonesia berpotensi mengalami musim kemarau lebih panjang.

Analisis Redaksi

Kombinasi antara sisa dampak El Nino yang kuat dan transisi menuju musim hujan menciptakan periode kritis bagi mitigasi bencana. Masyarakat dan pemerintah daerah harus tetap waspada terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan yang masih tinggi hingga beberapa pekan ke depan, meski tanda-tanda hujan sudah mulai muncul. Kesiapsiagaan tidak boleh longgar hanya karena kalender menunjukkan pergantian musim.

Variabilitas dampak El Nino yang ditekankan oleh BMKG mengingatkan kita bahwa pola cuaca global semakin sulit ditebak secara kaku. Pendekatan satu kebijakan untuk semua wilayah tidak lagi efektif. Daerah dengan zona musim berbeda memerlukan strategi adaptasi spesifik, terutama dalam manajemen sumber daya air dan pencegahan karhutla, mengingat ketidakpastian intensitas hujan yang akan datang.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ