Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

TASPEN Goes to Campus Berlabuh di USU Medan, Seribu Mahasiswa Diajak Rencanakan Pensiun Sejak Dini

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNBC Indonesia
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

TASPEN Goes to Campus Berlabuh di USU Medan, Seribu Mahasiswa Diajak Rencanakan Pensiun Sejak Dini
BAGIKAN:

PT TASPEN (Persero) menggelar TASPEN Goes to Campus di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Rabu (16/9), menarik seribu peserta mahasiswa ke dalam diskusi literasi keuangan bertema Financial Well-Being "Ngerti Duit, Nggak Auto Pelit". Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama TASPEN sejak 6 September lalu di Jakarta, Bandung, dan Semarang.

Corporate Secretary Henra menegaskan di hadapan mahasiswa bahwa masa produktif adalah jendela waktu paling strategis untuk merencanakan masa depan. "Generasi muda memiliki waktu yang panjang untuk mempersiapkan masa depan. Karena itu, perencanaan keuangan dan pemahaman mengenai program pensiun perlu dimulai sejak dini," ujarnya, dikutip Kamis (17/9/2026). Kesejahteraan finansial, tambah dia, tidak hanya soal besarnya pendapatan, tapi kemampuan mengelola arus kas dan menyiapkan kebutuhan jangka panjang.

Acara itu juga jadi momentum penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kemitraan strategis antara TASPEN dan USU. MoU itu mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan layanan TASPEN, serta kepesertaan Program TASPEN Group di lingkungan kampus biru itu. Direktur Operasional TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, dan Wakil Rektor III USU, Himsar Ambarita, hadir menyaksikan penandatanganan bersama Kepala Kantor OJK Sumatera Utara, Triyoga Laksito, dan Ketua Bidang Sosialisasi KIP, Edi Purwanto.

Rangkaian sharing session menghadirkan narasumber beragam latar: Fadhullah dari DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Sumatera Utara membahas LCAP Entrepreneurship and Business Skill Development Course; Edi Purwanto dari Komisi Informasi Pusat mengulas peran mahasiswa soal keterbukaan informasi publik di era digital; dan Ligwina Hananto, Founder & CEO QM Financial, mengisi materi inti literasi keuangan "Ngerti Duit, Nggak Auto Pelit". Edukasi itu dirancang menyeimbangkan financial freedom di masa produktif dengan financial security di masa pensiun.

Gabriel Sinaga, mahasiswa Program Studi Statistika, jadi bukti nyata dampak langsung acara itu. Ia tidak hanya pulang dengan pemahaman baru soal mengelola uang dan menabung pensiun, tapi juga meraih hadiah utama laptop โ€” perangkat yang ia akui belum pernah dimiliki dan sangat dibutuhkan untuk perkuliahan. "Saya tidak menyangka bisa mendapatkan laptop ini. Hadiah ini sangat membantu dan akan saya gunakan untuk menunjang proses belajar," ucapnya sambil mengucapkan terima kasih ke TASPEN.

Inisiatif ini bakal rutin setiap Juli sebagai agenda Bulan Dana Pensiun. TASPEN menargetkan perguruan tinggi jadi titik masuk literasi jaminan sosial bagi generasi yang baru memasuki usia produktif. Upaya itu selaras dengan Asta Cita Presiden soal penguatan SDM dan kesejahteraan masyarakat, dengan TASPEN memposisikan diri sebagai Center of Excellence penyelenggara jaminan sosial ASN melalui layanan, inovasi, dan edukasi berkelanjutan.

Analisis Redaksi

Pemilihan USU Medan sebagai lokasi ke-4 setelah tiga kota besar Jawa menandakan TASPEN serius menembus wilayah Sumatera, di mana penetrasi jaminan sosial dan literasi keuangan masih tertinggal. MoU dengan kampus bukan sekadar seremonial; ia menciptakan saluran distribusi edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan, jauh lebih efektif dari event sekali jalan. Jika konsisten, model ini bisa jadi template bagi BUMN lain yang ingin mendekati generasi Z tanpa terkesan paternalistis.

Yang perlu diwaspadai: jangan sampai literasi pensiun hanya jadi slogan "ngerti duit" tanpa diikuti akses produk yang terjangkau dan transparan bagi pekerja informal maupun freelance โ€” segmen terbesar generasi muda hari ini. Langkah logis selanjutnya adalah TASPEN menerjemahkan MoU ini ke dalam modul kurikulum wajib atau pilihan di USU, serta mereplikasi kerangka serupa ke PTN/PTS di wilayah lain dengan melibatkan OJK lokal agar pengawasan berjalan sejajar.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ