Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Dirut InJourney Sebut MotoGP 2026 Percepat Transformasi Wisata Mandalika

EkonomiSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: Antara News
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Dirut InJourney Sebut MotoGP 2026 Percepat Transformasi Wisata Mandalika
BAGIKAN:

Dirut InJourney Maya Watono menilai penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika menjadi katalisator strategis bagi percepatan pengembangan ekosistem pariwisata di kawasan super prioritas itu.

Dalam keterangannya, Maya menegaskan bahwa momentum ajang balap bergengsi ini bukan sekadar hiburan sesaat, melainkan Lokomotif yang mendorong penyelesaian infrastruktur pendukung serta peningkatan kapasitas layanan di sekitar kawasan. InJourney sebagai holding pariwisata BUMN memegang peran sentral mengorkestrasi sinergi antar anak usaha untuk memaksimalkan dampak multiplier event tersebut.

Kawasan Mandalika memang telah dirancang sebagai destinasi terintegrasi sejak dulu, namun kehadiran MotoGP sejak 2022 memaksa percepatan pembangunan jalan tol, bandara Lombok Internasional, hingga fasilitas medis dan akomodasi bintang lima. Maya mengakui tekanan jadwal kegiatan internasional ini memaksa semua pemangku kepentingan โ€” mulai dari Pemprov NTB, ITDC, hingga Kementerian Pariwisata โ€” bekerja dalam *timeline* yang jauh lebih kencang dibandingkan rencana master plan awal.

Sejauh ini, tiga edisi MotoGP sebelumnya telah membuktikan daya tarik Mandalika menarik puluhan ribu wisatawan mancanegara per event. Data ITDC mencatat okupansi hotel di kawasan dan sekitarnya melonjak hingga 90 persen selama pekan balap, sementara UMKM lokal mencatat omzet melonjak hingga tiga kali lipat. Angka-angka itulah yang dijadikan landasan Maya untuk beroptimisme soal edisi 2026 sebagai *tipping point* kemandirian ekonomi kawasan.

Bagi masyarakat Lombok, kehadiran sirkuit kelas dunia telah mengubah lanskap ekonomi dari pertanian dan perikanan tradisional menuju jasa pariwisata dan *hospitality*. Pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja lokal yang digencarkan InJourney melalui anak usahanya seperti Hotel Indonesia Natour dan Wisata Bahari Lamongan bertujuan memastikan manfaat ekonomi tidak hanya terserap oleh investor luar, tapi meresap ke tingkat rumah tangga.

Analisis Redaksi

Pernyataan Maya Watono mengisyaratkan pergantian narasi: Mandalika tidak lagi dijual sebagai "potensi", tapi sebagai "realitas" yang terbukti berkinerja. MotoGP berfungsi sebagai *anchor event* yang memaksa *delivery* infrastruktur keras โ€” listrik, air bersih, konektivitas digital โ€” yang biasa terlambat di proyek-proyek besar lain. Risikonya, ketergantungan pada satu event besar menciptakan siklus ekonomi musiman yang rapuh; bulan-bulan di luar MotoGP harus diisi kalender event berkelanjutan agar investasi infrastruktur tidak *idle*.

Langkah logis selanjutnya yang harus diwaspadai adalah bagaimana InJourney memastikan *legacy* fisik sirkuit dan fasilitas pendukung tidak berubah jadi *white elephant*. Diversifikasi produk wisata โ€” seperti MICE, *wellness tourism*, dan *marine tourism* di sekitarnya โ€” harus dieksekusi serentak, bukan jadi *afterthought*. Kunci keberhasilan 2026 bukan di hari balap, tapi 364 hari setelahnya apakah Mandalika masih ramai dikunjungi tanpa suara mesin MotoGP.

BERITA TERKAIT (Ekonomi)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ