Suplai BBM Makassar dan Sekitarnya Kondusif, Antrean SPBU Terurai

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Suplai BBM Makassar dan Sekitarnya Kondusif, Antrean SPBU Terurai
BAGIKAN:

Kondisi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Makassar beserta tiga kabupaten sekitarnya — Gowa, Takalar, dan Maros — kini terpantau kondusif dengan antrean kendaraan di SPBU yang mulai terurai dan tidak lagi mengganggu arus lalu lintas.

Ketertiban itu terlihat nyata di lapangan. Antrean yang sempat memadati jalur utama beberapa hari lalu kini hanya tersisa sejumlah kendaraan yang mengantri tertib di area pengisian, membiarkan aliran traffic berjalan lancar tanpa intervensi paksa petugas.

Perbaikan situasi itu tidak lepas dari sinergi lapangan yang digulirkan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengakui koordinasi intensif itu sebagai kunci utama pulihnya pelayanan.

"Kondisi penyaluran BBM di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros saat ini sudah lebih kondusif. Ini tentu merupakan hasil kerja bersama antara Pertamina, pemerintah daerah, dan APH yang terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan di lapangan," ujar Okky saat dihubungi, Jumat (14/6).

Di sisi pasokan, Okky memastikan distribusi ke lembaga penyalur berberlangsung secara berkelanjutan tanpa henti. Alokasi disesuaikan dengan kebutuhan aktual tiap wilayah, bukan sekadar mengikuti kuota tetap, sehingga stok di tangki SPBU aman.

"Dari sisi Pertamina, kami terus berupaya menjaga agar penyaluran BBM berjalan secara berkelanjutan. Distribusi ke lembaga penyalur terus kami lakukan dan kondisi di lapangan terus kami monitor. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan APH apabila terdapat dinamika dalam penyaluran," tambahnya.

Pertamina menghargai dukungan aparat keamanan yang menjaga ketertiban di titik-titik rawan. Masyarakat diminta tidak membeli BBM melebihi kebutuhan serta patuh pada arahan petugas agar rantai pasokan tetap stabil dan pelayanan merata bagi semua pengendara.

Analisis Redaksi

Pulihnya kondisi BBM di Makassar Raya ini menunjukkan betapa krusialnya koordinasi hulu-hilir saat tekanan permintaan melonjak. Selama ini, kacau di SPBU sering kali dipicu tidak oleh kekurangan stok nasional, melainkan oleh distribusi yang tidak merata dan panik beli yang memaksa stok lokal cepat habis. Sinergi dengan APH yang efektif membuktikan bahwa penertiban fisik di titik akhir — SPBU — berdampak langsung pada kestabilan harga dan ketersediaan.

Yang perlu diwaspadai ke depan adalah keberlanjutan pasokan saat masuk musim kemarau dan mendekati libur panjang, di mana konsumsi logam biasanya melonjak drastis. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi harus memastikan armada tanker dan kapasitas depot cukup menangani lonjakan permintaan musiman tanpa bergantung pada pengiriman darurat yang mahal. Jika sinergi ini hanya bersifat reaktif saat krisis, maka antrean panjang akan kembali mengulang setiap kali ada sentimen ketidakpastian.

Meow! Tanya Nesi!
😸