Prabowo Dorong Jakarta Jadi Perintis Garden City dan Green City Berkelanjutan

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Prabowo Dorong Jakarta Jadi Perintis Garden City dan Green City Berkelanjutan
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto secara tegas menginginkan Jakarta bertransformasi menjadi kota hijau atau green city, sekaligus mengusung konsep kota taman atau garden city yang nantinya wajib ditiru oleh kota-kota lain di Indonesia. Visi besar penataan lingkungan tersebut diungkapkan langsung oleh kepala negara di hadapan publik saat meresmikan pengoperasian LRT Jakarta rute Kelapa Gading - Manggarai di Stasiun LRT Manggarai pada Rabu, 16 September 2026.

Kepala negara memaparkan instruksi konkret agar inisiatif penghijauan di ibu kota dimulai dari langkah mewajibkan para pemilik gedung-gedung komersial besar untuk membangun taman vertikal di properti masing-masing. Pemerintah daerah bahkan dipastikan akan turun tangan secara langsung apabila para pemilik gedung tersebut mengalami kendala teknis maupun finansial dalam merealisasikannya, termasuk dukungan penuh dari pemerintah pusat jika memang diperlukan.

Cakupan pembenahan lingkungan yang dicanangkan pemerintah ternyata tidak berhenti di batas wilayah Jakarta saja. Prabowo secara khusus menegaskan keinginannya agar seluruh ibu kota provinsi serta ibu kota kabupaten di seluruh penjuru Tanah Air turut melakukan pembenahan tata kota secara masif dan terstruktur demi mengejar standar lingkungan yang lebih baik.

Aspek krusial lain dari transformasi ekologis ini mencakup misi besar untuk menghilangkan tumpukan sampah serta membersihkan aliran sungai yang kotor dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi modern. Di sela-sela pidatonya, presiden juga memberikan apresiasi terbuka kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas langkah nyata mereka membersihkan sejumlah kolam air serta rencana pembangunan jalur joging dan taman baru.

Sebagai bentuk keseriusan mengeksekusi visi tata kota ini, pemerintah pusat segera mengambil langkah konsolidasi nasional dalam waktu dekat. Prabowo mengungkapkan rencana untuk mengumpulkan seluruh gubernur dan anggota DPRD dari seluruh Indonesia dalam satu dua minggu ke depan guna meluncurkan program ASRI yang mencakup gerakan Aman, Sehat, Resik, Indah untuk menata kota dan permukiman.

Analisis Redaksi

Dorongan kuat dari Presiden Prabowo Subianto agar Jakarta dan kota-kota lain beralih menjadi garden city menunjukkan pergeseran paradigma pembangunan yang mulai melirik aspek kelestarian lingkungan secara serius. Selama bertahun-tahun, pertumbuhan fisik perkotaan di Indonesia kerap mengorbankan ruang terbuka hijau demi kepentingan komersial. Instruksi langsung kepada pemilik gedung untuk membuat taman vertikal dan intervensi pemda jika ada kendala adalah langkah intervensi kebijakan yang jarang terjadi dan membutuhkan komitmen birokrasi yang solid di tingkat daerah.

Namun, tantangan terbesar dari kebijakan ini terletak pada konsistensi pengawasan dan eksekusi di lapangan. Seringkali program penataan kota bernada populis kandas di tengah jalan akibat lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten kota, serta resistensi dari sektor swasta. Peluncuran program ASRI dan pertemuan nasional dengan kepala daerah serta DPRD dalam waktu dekat akan menjadi ujian awal apakah instruksi presiden ini diterjemahkan menjadi peraturan daerah yang mengikat atau sekadar retorika politik sesaat.

Jika pemerintah mampu menjaga momentum ini, transformasi tata kota berbasis teknologi pembersihan sungai dan pengelolaan sampah terpadu dapat menciptakan standar baru kualitas hidup perkotaan di Indonesia. Publik kini menanti realisasi konkret di Jakarta sebagai pilot project, sebelum janji green city benar-benar disebar ke ratusan ibu kota kabupaten dan provinsi di seluruh Nusantara tanpa terjebak pada proyek seremonial belaka.

Meow! Tanya Nesi!
😸