Penyegaran Direksi LMAN: Mei Ling Resmi Jabat Direktur Utama untuk Akselerasi Optimalisasi Aset
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

- Kementerian Keuangan melakukan penyegaran strategis di tubuh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dengan melantik Mei Ling sebagai Direktur Utama baru pada Senin (14/9/2026).
- Langkah ini diambil untuk memperkuat peran LMAN dalam mengelola aset negara dan mempercepat pendanaan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) di tengah tuntutan efisiensi fiskal yang semakin ketat.
- Mei Ling, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), menggantikan Kristijanindyati Puspitasari.
Kementerian Keuangan melakukan penyegaran strategis di tubuh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dengan melantik Mei Ling sebagai Direktur Utama baru pada Senin (14/9/2026). Langkah ini diambil untuk memperkuat peran LMAN dalam mengelola aset negara dan mempercepat pendanaan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) di tengah tuntutan efisiensi fiskal yang semakin ketat.
Mei Ling, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), menggantikan Kristijanindyati Puspitasari. Kristijanindyati kini dialihkan untuk mengemban tugas baru sebagai Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat DJKN. Transisi kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam pengelolaan kekayaan negara yang lebih produktif.
Fokus pada Inovasi dan Efisiensi Fiskal
Dalam arahan perdananya, Mei Ling menekankan pentingnya mempertahankan budaya inovasi yang menjadi motor penggerak LMAN sejak awal berdiri. Namun, ia menggarisbawahi bahwa inovasi harus berjalan selaras dengan tata kelola yang baik (good governance) serta pemanfaatan teknologi informasi guna mengoptimalkan aset negara secara efisien.
LMAN dituntut untuk terus melahirkan terobosan baru agar seluruh aset yang dititipkan dapat menghasilkan nilai tambah maksimum bagi APBN, sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.
Penyegaran Posisi Strategis Lainnya
Selain pucuk pimpinan, perombakan ini juga menyentuh dua posisi krusial lainnya di LMAN. Lisbon Sirait ditunjuk sebagai Direktur Pengembangan dan Pendayagunaan untuk mengisi posisi yang sebelumnya kosong. Sementara itu, Robi Toni dipercaya menjabat sebagai Direktur Pendanaan Pengadaan Tanah menggantikan Rustanto, sebuah posisi vital yang mengawal kelancaran pengadaan tanah bagi berbagai proyek infrastruktur prioritas.
Perombakan direksi ini mencerminkan langkah taktis Kementerian Keuangan untuk memastikan LMAN tidak sekadar menjadi pengelola aset yang pasif, melainkan motor penggerak investasi yang agresif namun akuntabel. Dengan menempatkan figur yang sarat pengalaman dari DJKN, integrasi kebijakan fiskal dan optimalisasi kekayaan negara diharapkan berjalan lebih sinergis guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi makro.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Sinergi Bappenas-BRAN: Rencana Redistribusi 23.000 Hektare Tanah Kuciutkan Kesenjangan Ekonomi Nasional

Menkeu Suahasil Ingatkan K/L Jaga Efisiensi di Tengah Sisanya APBN 2026 Rp990 Triliun

Menteri UMKM Maman Abdurrahman Inisiasi Pengendalian Harga Tepung untuk Lindungi Laba Pelaku Usaha Mikro
