⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Anthropic Ungkap Penyalahgunaan Claude AI untuk Curi Data 1,8 Juta Aplikasi Android

TeknologiReza AdityaReza AdityaSumber: CNN Teknologi
Reza Aditya
Reza Aditya
Pakar Teknologi

Reviewer gadget independen dengan perspektif teknis yang mendalam.

Anthropic Ungkap Penyalahgunaan Claude AI untuk Curi Data 1,8 Juta Aplikasi Android
BAGIKAN:

Anthropic melaporkan temuan mengkhawatirkan terkait penyalahgunaan model kecerdasan buatan mereka, Claude, oleh sejumlah kelompok peretas global untuk melancarkan serangan siber canggih sepanjang Desember 2025 hingga Agustus 2026. Laporan ini menyoroti bagaimana teknologi AI digunakan sebagai alat otomatisasi dalam pencurian data sensitif dari 1,8 juta aplikasi Android, spionase negara, hingga pengembangan senjata biologis. Langkah tegas telah diambil dengan memblokir akun-akun terkait dan memperketat sistem keamanan internal guna mendeteksi aktivitas mencurigakan lebih awal.

Eksploitasi Massal oleh Kelompok ShinyHunters

Salah satu temuan paling signifikan melibatkan kelompok "ShinyHunters", di mana seorang anggota berinisial 'frkoo' memanfaatkan Claude untuk mengotomatisasi pengumpulan kredensial. Dengan menggunakan 10 worker AWS EC2, pelaku mengunduh secara massal 1,8 juta file APK dari berbagai toko aplikasi, melakukan dekompilasi, dan memindainya menggunakan alat TruffleHog untuk mencari data rahasia. Data tersebut kemudian disalurkan secara real-time ke grup Telegram yang terorganisasi rapi.

Kecepatan serangan ini menjadi catatan serius bagi praktisi keamanan siber. Hanya dalam waktu 34 jam, pelaku berhasil mengekstrak lebih dari 2.100 set token autentikasi Microsoft Azure AD yang terhubung ke lebih dari 40 perusahaan berbeda. Anthropic mencatat bahwa hampir seluruh pekerjaan berat tersebut dilakukan oleh agen AI, yang memungkinkan peretas beralih dari satu token curian ke kendali administratif penuh dalam waktu kurang dari tiga jam.

Ancaman Spionase dari Rusia dan China

Selain ShinyHunters, Anthropic juga mengidentifikasi aktivitas dari kelompok "Midnight Blizzard" asal Rusia dan "GTG-10007" dari China. Midnight Blizzard menggunakan Claude untuk mengotomatisasi pengembangan malware dan melakukan serangan phishing yang menargetkan lebih dari 20 entitas pemerintah dan pertahanan. Sementara itu, kelompok GTG-10007 memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai lapisan orkestrasi untuk menyusup ke sistem produksi dan melakukan pengintaian jaringan di wilayah Timur Tengah, Eropa, hingga Asia Tenggara.

Pemanfaatan model bahasa besar (LLM) seperti Claude oleh aktor ancaman menunjukkan pergeseran paradigma dalam dunia peretasan, di mana AI tidak lagi sekadar membantu penulisan kode, melainkan menjadi dirigen utama dalam orkestrasi serangan yang kompleks dan sangat cepat. Hal ini menuntut penyedia layanan AI untuk terus memperbarui filter keamanan mereka agar tidak menjadi senjata bagi aktivitas jahat.

Pertanyaan Terkait

Bagaimana cara Anthropic menangani penyalahgunaan ini?
Anthropic telah memblokir seluruh akun yang teridentifikasi melakukan aktivitas berbahaya, menghubungi pihak berwenang, serta meningkatkan sistem deteksi otomatis untuk mencegah penyalahgunaan serupa di masa depan.

Apa risiko utama bagi pengguna Android terkait kasus ini?
Risiko utamanya adalah kebocoran data kredensial dan kunci API yang tersimpan dalam aplikasi, yang dapat digunakan peretas untuk membobol akun atau sistem perusahaan yang terhubung dengan aplikasi tersebut.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸