Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Wali Kota St. Louis Park Nadia Mohamed Viral Bantuk Cor Jalan, Sejarah Perempuan Muslim Pertama

DuniaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Internasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Wali Kota St. Louis Park Nadia Mohamed Viral Bantuk Cor Jalan, Sejarah Perempuan Muslim Pertama
BAGIKAN:

Wali Kota St. Louis Park, Minnesota, Nadia Mohamed, menarik perhatian warga dan netizen global setelah turut serta mengecor jalan di Cedar Lake Road pekan lalu. Kegiatan tersebut diunggahnya ke akun Instagram dan TikTok pribadinya, menampilkan sosok pemimpin yang langsung terlibat dalam infrastruktur kota.

"Dan saat Anda keluar ke Cedar Lake Road pada bulan November, entah itu Anda berjalan kaki, bersepeda, atau mengemudi, ketahuilah bahwa saya sudah menaruh beton itu," tulis Mohamed dalam unggahannya yang segera banjir komentar positif dan pujian dari ribuan netizen.

Sejarah Politik dan Representasi

Mohamed, berusia 27 tahun, terpilih sebagai Wali Kota pada November 2023 dengan perolehan suara 58 persen, mengalahkan lawannya Dale Anderson. Kemenangannya mencatat beberapa sejarah sekaligus: ia menjadi wali kota perempuan pertama beragama Islam yang mengenakan hijab, wali kota kulit hitam pertama, wali kota Muslim pertama, serta wali kota termuda dalam sejarah kota tersebut.

"Rasanya luar biasa. Jujur saya, bersyukur, saya berterima kasih ke para pemilih di Saint Louis Park karena sudah memilih saya," ujar Mohamed usai kemenangan, sebagaimana dikutip CNN.

Dari Anggota Dewan ke Pimpinan Kota

Karier politik Mohamed dimulai lebih awal. Ia pernah terpilih menjadi anggota Dewan Kota St. Louis Park pada 2019 dan menjabat selama empat tahun sebelum memutuskan maju ke posisi tertinggi. Sebelum masuk politik praktis, ia bekerja di Departemen Pelayanan Sosial Minnesota sebagai spesialis keragaman, kesetaraan, dan inklusi.

Mohamed pindah ke St. Louis Park saat berusia 10 tahun. Hampir dua dekade kemudian, ia merayakan kemenangan di kota yang menjadi tempat tumbuh kembangnya. "Saya adalah bagian dari komunitas ini. Saya ingin menyertakan suara orang-orang dan menyoroti kisah mereka, seperti yang saya inginkan jika seseorang melakukan hal itu untuk saya, tanpa memandang warna kulit, identitas, dan agama," katanya.

Kepemimpinan dekat dengan Warga

Keterlibatan langsungnya dalam pekerjaan fisik seperti pengecoran jalan diperoleh sebagai bukti komitmen kepemimpinan yang partisipatif dan tidak bersikap elit. Fenomena ini juga menyoroti pergeseran paradigma representasi di politik AS, di mana tokoh-tokoh dari latar belakang minoritas semakin menduduki posisi strategis.

Meow! Tanya Nesi!
😸