PT Virgo Karya Shipping Klaim Manifes KM Virgo Transport 8 Valid 243 Jiwa
Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

PT Virgo Karya Shipping menegaskan bahwa manifes penumpang dan kru KM Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa telah sesuai dengan kondisi riil sebanyak 243 jiwa. Penegasan ini disampaikan menyusul proses pencarian yang masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
General Manager PT Virgo Karya Shipping, Yoel Rihi, menyatakan di Surabaya pada Senin (14/9), bahwa data tersebut telah disinkronisasi langsung dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta tim Search and Rescue (SAR). Menurutnya, angka total tersebut mencakup berbagai elemen yang berada di atas kapal saat insiden terjadi.
Rincian Manifes dan Komposisi Penumpang
Berdasarkan data yang dirilis pihak manajemen, manifes total 243 jiwa tersebut terdiri atas 30 orang kru kapal, 60 penumpang reguler kategori kelas atau ekonomi, serta 124 orang sopir dan kernet truk muatan logistik. Dominasi pekerja logistik ini juga berbanding lurus dengan muatan kapal yang mencatatkan 89 kendaraan.
Selain itu, terdapat pula 29 pekerja pendukung operasional kapal logistik, seperti petugas kebersihan, staf katering, hingga pemusik. Yoel memastikan seluruh data nama dari 243 orang tersebut telah tervalidasi dan dipegang sepenuhnya oleh pihak perusahaan.
Posko Informasi dan Layanan Keluarga Korban
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pihak keluarga, manajemen PT Virgo Karya Shipping membuka akses bagi keluarga yang ingin memastikan keberadaan kerabat mereka. Pihak perusahaan mempersilakan keluarga korban untuk datang langsung ke kantor guna mencocokkan data dan mendiskusikan perkembangan informasi terkini terkait proses pencarian.
BERITA TERKAIT (Ekonomi)

AIA Syariah Resmi Beroperasi Penuh, Perkuat Ekosistem Asuransi Berbasis Islam di Indonesia

Inflasi Melandai ke 3,23 Persen, Bank Danamon Proyeksikan BI-Rate Stabil di 6,25 Persen hingga Akhir 2026

Cegah Gas Stranded: Pertamina EP Jambi dan PGN Teken Kontrak Rp1,6 Triliun Suplai 5 MMSCFD untuk Industri Sumatra
