Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Buntut Sowan ke Jokowi, DPP PDIP Resmi Pecat Mantan Pengurus Cabang Surabaya Achmad Hidayat

PolitikSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Buntut Sowan ke Jokowi, DPP PDIP Resmi Pecat Mantan Pengurus Cabang Surabaya Achmad Hidayat
BAGIKAN:

Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP) mengambil langkah disiplin ekstrem dengan resmi memecat Achmad Hidayat, mantan Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, menyusul manuver politiknya menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo serta tuntutan terbukanya untuk merehabilitasi status keanggotaan mantan presiden tersebut.

Keputusan pemecatan ini tertuang dalam Surat Keputusan DPP PDIP Nomor 105/KPTS/DPP/IX/2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto pada 4 September 2026. Langkah tegas ini diambil setelah Komite Etik dan Disiplin partai melakukan pemeriksaan intensif terhadap Achmad pada akhir Agustus lalu.

Sederet Pelanggaran Berat dan Tudingan Pembangkangan

Dalam surat keputusan tersebut, DPP PDIP tidak hanya menyoroti kunjungan Achmad ke kediaman Jokowi, tetapi juga merinci akumulasi pelanggaran etika dan disiplin organisasi yang dinilai berat. Achmad dituding melakukan penyalahgunaan wewenang, meminta serta menerima sejumlah uang tanpa bukti yang sah, melakukan tindakan intimidasi terhadap pengurus partai, hingga membawa dokumen internal tanpa izin resmi.Namun, pemantik utama yang mempercepat kejatuhan politik Achmad adalah kunjungannya ke Solo pada Juli 2026. Pasca-pertemuan tersebut, ia secara terbuka mendesak partai berlambang banteng moncong putih itu untuk memulihkan status keanggotaan Jokowi. DPP PDIP menilai tindakan ini sebagai bentuk pembangkangan nyata terhadap keputusan resmi partai yang sebelumnya telah memecat Jokowi.

Pembelaan Achmad Hidayat: Kritik Standar Ganda Partai

Merespons pemecatan dirinya, Achmad Hidayat mengonfirmasi bahwa kunjungannya ke Solo dilakukan atas inisiatif pribadi setelah berziarah di Ponorogo. Ia menegaskan pertemuan tersebut murni silaturahmi biasa, bahkan sempat menanyakan peluang rekonsiliasi antara Jokowi dan Megawati Soekarnoputri. Menurut Achmad, Jokowi kala itu merespons positif dan menyatakan tidak memiliki masalah pribadi dengan Megawati.

Lebih lanjut, Achmad melontarkan kritik tajam terhadap elite DPP PDIP yang dinilainya menerapkan standar ganda. Ia menuding banyak kader fungsionaris, anggota DPR RI, hingga kepala daerah dari PDIP yang juga kerap menemui Jokowi secara sembunyi-sembunyi tanpa dijatuhi sanksi. Achmad juga menyayangkan sikap partai yang dinilai terlalu menutup diri dari komunikasi antaranak bangsa akibat konflik masa lalu, sementara sangat terbuka terhadap pihak asing.

Kendati dipecat dan dilarang keras menggunakan atribut partai, Achmad menyatakan menerima keputusan tersebut dengan lapang dada dan mengapresiasi kesempatan yang pernah diberikan partai selama ia berkontribusi dalam pemenangan Pilkada Surabaya dan Pilgub Jawa Timur.

Pertanyaan Terkait

Apa alasan utama pemecatan Achmad Hidayat oleh DPP PDIP?
Pemecatan didasari oleh akumulasi pelanggaran disiplin berat, termasuk penyalahgunaan wewenang, intimidasi pengurus, serta manuver politik sowan ke kediaman Joko Widodo dan mendesak rehabilitasi status keanggotaannya secara terbuka.

Bagaimana tanggapan Achmad Hidayat atas sanksi pemecatan tersebut?
Achmad menyatakan menerima keputusan tersebut dengan legowo, namun ia mengkritik keras sikap DPP PDIP yang dinilainya subjektif, menerapkan standar ganda terhadap kader yang menemui Jokowi, dan menutup ruang komunikasi politik.

BERITA TERKAIT (Politik)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ