Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Trump di Ujung Tanduk: Janji 'Dividen' Rp87,9 Juta di Tengah Jurang Defisit

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Trump di Ujung Tanduk: Janji 'Dividen' Rp87,9 Juta di Tengah Jurang Defisit
BAGIKAN:

Di tengah tren penurunan popularitas yang mencapai titik terendahnya menjelang pemilu sela AS November mendatang, Presiden Donald Trump justru melontarkan janji populis berupa pembagian tunai langsung senilai US$5.000 (Rp87,9 juta) per warga dewasa, sebuah manuver politik yang memicu kekhawatiran serius terkait keberlanjutan kebijakan fiskal negara adidaya tersebut.

Survei Reuters/Ipsos terbaru mencatat tingkat persetujuan (approval rating) Trump anjlok ke level 33%, dengan 63% responden menyatakan ketidakpuasan. Angka net approval minus 30 poin ini adalah sinyal bahaya bagi Partai Republik, terutama di basis tradisional seperti South Carolina yang kini mulai berbalik arah (42% setuju vs 51% tidak setuju).

Manuver 'Dividen Trump' dan Realitas Makroekonomi

Dalam konvensi Partai Republik di Dallas (9/9), Trump menawarkan apa yang ia sebut sebagai 'dividen Trump'. Ia berargumen bahwa kekuatan ekonomi AS memungkinkan pembagian ini, dengan syarat dana dibelanjakan di dalam negeri. Namun, sebagai pakar ekonomi, saya melihat ini sebagai helicopter money yang berisiko memicu inflasi sekunder jika tidak diimbangi dengan peningkatan produktivitas riil.

Reuters memperkirakan skema ini akan memakan biaya US$1,35 triliun (Rp23,8 kuadriliun). Tanpa dasar hukum yang jelas dan di tengah tekanan biaya hidup yang tinggi, janji ini lebih mencerminkan keputusasaan elektoral daripada kebijakan ekonomi makro yang terukur.

Analisis: Taruhan Terakhir di Tengah Tekanan Iran

Penurunan dukungan tidak lepas dari eskalasi perang dengan Iran dan beban inflasi AS yang belum stabil. Dengan meminta pemilih 'berpura-pura saya ada di surat suara', Trump mengakui bahwa personalitasnya adalah satu-satunya variabel penentu bagi Partai Republik. Namun, bagi investor, ketidakpastian fiskal dari janji ini bisa memicu volatilitas di pasar obligasi AS dalam beberapa bulan ke depan.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa itu 'Dividen Trump'?
Janji pembagian uang tunai US$5.000 per warga dewasa AS yang diajukan Trump jika Partai Republik memenangkan pemilu sela dan mempertahankan kendali Kongres.

Berapa perkiraan biaya program ini?
Reuters memperkirakan program ini akan menelan biaya sekitar US$1,35 triliun atau setara Rp23,8 kuadriliun.

Mengapa survei Trump menurun?
Faktor utama adalah ketidakpuasan publik terhadap biaya hidup dan eskalasi konflik dengan Iran yang menekan popularitasnya di negara bagian basis Republik.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ